Di Tengah Musim Kemarau, Pendapatan PDAM Makassar Justru Meningkat

Di Tengah Musim Kemarau, Pendapatan PDAM Makassar Justru Meningkat

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Dengan menekan kehilangan air, PDAM tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga berupaya mengoptimalkan setiap sumber air yang tersedia.

Akurasi Pembacaan Meter Diperkuat

Selain memperbaiki sisi produksi dan jaringan distribusi, PDAM Makassar juga melakukan pembenahan pada proses pembacaan meter pelanggan.

Petugas pembaca meter telah dibekali sistem yang ditujukan untuk meningkatkan akurasi pencatatan konsumsi air. Langkah tersebut diharapkan dapat menekan potensi kesalahan pencatatan maupun taksasi yang tidak sesuai dengan pemakaian aktual.

“Teman-teman yang bertugas membaca meter sudah dibekali dengan sistem yang cukup baik. Jadi, tidak ada lagi taksasi asal-asalan yang justru dapat memberatkan masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga

Akurasi pembacaan meter menjadi bagian penting dalam pelayanan karena tagihan pelanggan seharusnya mencerminkan pemakaian air yang sebenarnya.

Kemarau Jadi Ujian Konsistensi

Kenaikan pendapatan sebesar Rp741,6 juta dalam satu bulan menunjukkan adanya perbaikan pada sisi penerimaan perusahaan. Namun, capaian tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi PDAM untuk memastikan peningkatan pendapatan diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan.

Kemampuan menjaga produksi, mengoptimalkan sumber air baku, mengurangi kebocoran, memperbaiki distribusi, hingga memastikan akurasi pembacaan meter akan menjadi bagian penting dalam menghadapi musim kemarau.

Dengan demikian, pertumbuhan pendapatan tidak berhenti sebagai capaian finansial, tetapi dapat diterjemahkan menjadi pelayanan air yang semakin baik dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.