Terkini.id, Jakarta – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau akrab disapa Gus Yahya dalam pertemuannya dengan Duta Besar (Dubes) Rusia dan Ukraina menyerukan untuk melakukan gencatan senjata di Ukraina.
Hal ini dia sampaikan karena kedua negara sedang dalam konflik panas yang banyak menewaskan warga.
Gus Yahya berharap konflik Rusia dan Ukraina bisa diselesaikan dengan duduk bersama tanpa adanya kekerasan.
“Kami sudah berjanji pertemuan dengan Duta Besar Ukraina, Rusia, soal perang yang sekarang sedang berlangsung. Saya sampaikan ke duta besar yang sudah berkunjung ke kantor, kami serukan gencatan senjata”, kata Gus Yahya, dikutip dari laman iNewsJatim, Senin 7 Maret 2022.
“Semua perbedaan pertentangan dibicarakan secara damai”, katanya lagi.
- Ketua Umum PBNU Gus Yahya Nilai Polri Berhasil Jaga Ketentraman Jelang Pemilu 2024
- Dianggap Fitnah Gus Yahya, Faizal Assegaf Dilaporkan ke Bareskrim
- Himbau Politisi dan Partai Politik Tak Gunakan Politik Identitas, Gus Yahya: Jangan Sampai Memperalat Identitas Sebagai Senjata
- Gus Yahya Tegaskan Tak Pecat Mardani Maming Meski Terlibat Kasus Korupsi: Dia Tidak Diberhentikan Lho Ya
- Soal Mardani Maming, Kiai Pesantren: Rusak Reputasi NU Sebagai Ormas Pendukung NKRI
NU sebagai Ormas akan terus ikut berpartisipasi dalam menjamin keamanan dunia seperti konflik antara Rusia dan Ukraina.
Dengan adanya genjatan senjata, efek yang ditimbulkan sangat besar dan tentu akan berimbas ke Indonesia seperti dari sisi tenaga kerja.
Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) memastikan 30 pekerja migran Indonesia (PMI) telah berhasil diegevakuasi dari Ukraina dan telah tiba di Tanah Air bersama dengan rombongan warga negara Indonesia lainnya.
Kepala BP2MI Benny Rhamdani dalam konferensi pers virtual menjelaskan para pekerja migran itu telah tiba di Indonesia bersama rombongan WNI lainnya.
Selain imbas untuk Tenaga Kerja, minyak dunia juga akan berdampak ketika Rusia dan Ukraina terus menerus berada didalam lingkaran konflik.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
