Masuk

Diduga Telat Datang Bulan, Siswi SMA di Blitar Gantung Diri

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Siswi SMA di Blitar berinisial FV (15) ditemukan tewas gantung diri di depan kelasnya, Senin 20 Desember 2021.

Dari hasil penyidikan, polisi menemukan sebuah video yang sengaja dibuat korban jelang dirinya memilih mengakhiri hidup.

Dalam video tersebut, nampak korban sedang berada di dalam kelas lalu ia menyampaikan permintaan maafnya kepada orang tua dan juga sang pacar.

Baca Juga: Apakah Bunuh Diri Bisa Menular? Begini Penjelasan Psikolog UNM

Staf Humas Polres Blitar Kota Aipda Supriadi mengatakan, hingga saat ini petugas terus melakukan penyelidikan terkait kasus kematian siswi SMA Srengat yang meninggal bunuh diri tersebut.

“Jadi korban sebelum gantung diri merekam dan mengucapkan permintaan maaf kepada orang tuanya dan pacarnya, korban perpesan minta maaf dan akan menanggung masalahnya sendiri,” kata Staf Humas Polres Blitar Kota, dikutip dari faktualnews, Selasa 28 Desember 2021.

Supri juga menambahkan, ada dugaan kuat korban bunuh diri akibat ketakutan terlambat datang bulan.

Baca Juga: Dosen Unhas Angkat Bicara Soal Insiden Pinrang Ibu Bunuh Diri Setelah Racuni Anaknya

“Ada dugaan korban ini sepertinya ketakutan terlambat datang bulan, padahal hal tersebut sepertinya hanya dugaan korban sendiri, padahal hal tersebut belum tentu benar,” ujarnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Penyidik Polres Blitar Kota juga telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk seseorang yang diduga sebagai pacar FV.

“Betul (periksa pacar FV) dan kita akan lanjutkan dengan memeriksa saksi-saksi lain,” terang Kapolres Blitar Kota AKBP Yudi Hery Setiawan.

Diketahui, FV (15) siswi SMA 1 Srengat Kabupaten Blitar ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di depan kelas mengunakan dasi.

Baca Juga: Disebut Bela Terdakwa Pencabulan Anak, Kak Seto Dikecam: Bunuh Diri, Gali Kubur!

Hingga kini, polisi terus melakukan penyidikan dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi serta melakukan otopsi untuk mengungkap motif korban bunuh diri.