Masuk

Disebut Bela Terdakwa Pencabulan Anak, Kak Seto Dikecam: Bunuh Diri, Gali Kubur!

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Kabar mengejutkan datang dari Kak Seto, tokoh yang dikenal sebagai aktivis pembela hak anak-anak di Indonesia itu kini disebut malah bela terdakwa pencabulan anak.

Lantas saja isu kak Seto bela Julianto Eka menjadi perbincangan panas. Kabar tersebut disampaikan oleh salah satu pegiat sosial media bernama Mazdjo Pray dilansir Terkini.id dadi channel youtube 2045 TV, pada Senin 11 Juli 2022.

Video Mazdjo Pray tentang isu Kak Seto bela terdakwa pencabulan anak ialah video yang berjudul ‘Mazdjo Pray: KASUS JULIANTO EKA TIMBULKAN KECEWA KE KAK SETO, KENAPA?!’.

Baca Juga: Pencarian Hari Kedua, Korban Bunuh Diri di Makassar Sudah Ditemukan

Berdasarkan informasi dari Mazdjo Pray, dirinya mengabarkan bahwa Ketua Komnas Perlindungan Anak kecewa lantaran Kak Seto sebagai saksi ahli dalam salah satu kasus pencabulan anak justru memberikan keterangan yang dapat meringankan hukuman bagi terdakwa.

Bahkan pegiat sosial media itu mengabarkan, Ketua Komnas Perlindungan anak, Arist Merdeka Sirait bahkan marah sampai menyebut Kak Seto bunuh diri dan menggali lubang kuburan sendiri.

Sebuah sindiran yang disampaikan untuk kak Seto. Terdakwa yang disebut dibela kak Seto ialah motivator bernama Julianto Eka, dirinya sekarang menerima setatus terdakwa atas dugaan kasus pencabulan anak dengan motiv motivasi.

Baca Juga: Apakah Bunuh Diri Bisa Menular? Begini Penjelasan Psikolog UNM

“Sayangnya menurut bang Arist tadi, ada saksi ahli yang justru memberikan kesaksiaan meringankan bagi terdakwa Kojul (Julianto Eka),” ujar Mazdjo Pray mengabarkan.

“Mau tahu siapa yang dimaksud? Iya kak Seto! Kakek-kakek yang secara konsisten masih dipanggil kakak itu!,” ujar Mazdjo Pray melanjutkan.

“Kak Seto yang selama ini dikenal dengan sahabat dan pembela hak-hak anak, dia memberikan pembelaan terhadap terdakwa pelecehan seksual,” ujar Mazdjo Pray menjelaskan.

Arist Merdeka Sirait mengaku kaget dan kecewa dengan kehadiran kak Seto!,” ujar Mazdjo Pray menjelaskan.

Baca Juga: Lesti Kejora Sebut Anak Jadi Alasan, KPAI Singgung Eksploitasi Anak

“Menurutnya (Arist), keputusan kak Seto ibarat bunuh diri dan menggali lubang kuburnya sendiri,” ujar Mazdjo Pray menyampaikan pernyataan Arist Merdeka Sirait.