Didukung 21 BPW, Wapres JK Ingin Muchlis Patahna Pimpin BPP KKSS

Wapres Jusuf Kalla didampingi Muchlis Patahna (dua dari kanan) di Lapangan Golf Rawamangun Jakarta.

Terkini.id,Jakarta – Ketua Dewan Kehormatan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) yang juga Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla merestui dan menginginkan Wakil Ketua Umum KKSS, Muchlis Patahna sebagai Ketua Umum KKSS periode 2019-2024.

Selain Muchlis, Jusuf Kalla juga inginkan agar mantan Dirut BRI Asmawi Syam sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Unhas yang baru.

Hal tersebut dilontarkan oleh Kalla saat bermain golf dengan golfer yang terhimpun dalam Makassar Golf Club Jakarta (MGCJ) di Lapangan Golf Rawamangun, Jakarta, Minggu 1 September 2019 kemarin.

Kalla berharap Patahna memimpin BPP KKSS yang beranggotakan 12 juta jiwa yang tersebar di 34 provinsi, 320 kota dan kabupaten dan 15 negara itu.

Asmawi Syam yang dikenal sebagai Profesional dan Komisaris Utama BTN itu diproyeksikan untuk memimpin IKA Unhas. Kalla meyakini kedua tokoh ini memiliki integritas dan mampu menjaga marwah organisasi dengan baik.

Menurut Kalla, Patahna mengetahui persis tentang KKSS, karena pernah menjabat selaku Sekjen dua periode dan saat ini sebagai salah satu Wakil Ketua Umum.  Semula Asmawi Syam digadang-gadang sebagai penerus Sattar Taba yang saat ini adalah Ketua Umum BPP KKSS, namun Asmawi lebih mendorong Patahna untuk menakhodai KKSS karena menganggap Patahna lebih pantas ketimbang dirinya.

Terkait Mubes KKSS XI yang akan dihelat di Solo, 15 hingga 17 November 2019 mendatang, Kalla mengingatkan agar pelaksanaan Mubes tersebut dilaksanakan dengan mengedepankan kaidah bermusyawarah yang baik, santun dan berbudaya, berbasis kearifan lokal daerah Sulawesi Selatan.

“Berharap pelaksanaan Mubes KKSS di Solo mengedepankan kaidah bermusyawarah yang baik, santun dan berbudaya, berbasis kearifan lokal daerah Sulawesi Selatan,” tegasnya.

Diketahui bahwa saat ini Muchlis Patahna sendiri sudah didukung oleh 21 Badan Pengurus Wilayah KKSS dan sebagian besar pilar KKSS dan sejumlah badan otonom. Hal itu dibuktikan dengan adanya deklarasi dukungan kepada Patahna oleh sejumlah BPW dan Pilar di Jakarta pada 30 Agustus 2019 lalu.

Berita Terkait
Komentar
Terkini