Terkini, Makassar – Sejak ratusan tahun lalu, orang Bugis-Makassar dikenal sebagai pelaut, perantau, dan pedagang. Laut bagi mereka bukan penghalang, melainkan jalan yang menghubungkan pulau, pasar, dan kehidupan baru.
Dari pelabuhan kecil hingga kota besar, jejak perantau Bugis-Makassar tersebar luas, membangun usaha dan jaringan ekonomi di berbagai daerah.
Bagi banyak orang, Bugis-Makassar bukan sekadar pelaut laut, tetapi pelaut kehidupan. Mereka berlayar bukan hanya menembus ombak, tetapi juga menembus tantangan ekonomi, persaingan usaha, dan kerasnya hidup di tanah rantau.
Di berbagai kota di Indonesia, bahkan hingga luar negeri, mereka membuka usaha, membangun jaringan distribusi, menjadi pedagang, pengusaha kapal, logistik, hingga properti.
Jaringan saudagar Bugis-Makassar tumbuh bukan dalam satu malam, tetapi melalui hubungan kekeluargaan, kepercayaan, dan saling membantu antar perantau.
- Wali Kota Makassar Apresiasi Polisi Berantas Geng Motor, Pos Kamling Akan Diaktifkan
- Sulsel Jadi Provinsi Pertama Bentuk Komcad ASN, Wamenhan: Langkah Gubernur Andi Sudirman Patut Diapresiasi
- Komisi D DPRD Sulsel Desak Pemprov Segera Lunasi Sisa Pembayaran Lahan Stadion Sudiang
- Pemkot Bersama Nusantara--RAPPO Perkuat Kolaborasi Makassar Bersih
- Pemkot Makassar Siapkan PLTSa Rp3 Triliun untuk Olah 1.000 Ton Sampah per Hari
Gubernur Sherly Tjoanda Laos menggambarkan filosofi orang Bugis seperti layar yang terkembang. Sekali berlayar, mereka pantang kembali ke pantai sebelum tujuan tercapai.
Filosofi ini yang membuat banyak perantau Bugis-Makassar dikenal ulet, berani mengambil risiko, dan mampu bertahan dalam berbagai bidang usaha.
Menurutnya, kekuatan utama orang Bugis-Makassar bukan hanya pada perdagangan, tetapi pada jaringan.
Mereka saling menjadi distributor, pemasok, pemilik kapal, pemilik gudang, hingga pemilik toko. Tanpa disadari, jaringan ini membentuk rantai ekonomi yang kuat, terutama di kawasan Indonesia Timur yang wilayahnya terdiri dari banyak pulau dan sangat bergantung pada jalur distribusi laut.
Kini jaringan usaha Bugis-Makassar bergerak di berbagai sektor, mulai dari pelayaran rakyat, logistik dan ekspedisi, perdagangan antar pulau, distributor bahan pokok, properti dan real estate, perkebunan, pertambangan, kuliner, hingga UMKM.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
