Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengajak para saudagar Bugis-Makassar untuk menanamkan prinsip “Lao Sappa Deceng Lisu Mappideceng” dalam kehidupan.Itu disampaikan Andi Sudirman saat menghadiri Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di Hotel Claro Makassar, Kamis 26 Maret 2026.Kegiatan silaturahmi yang dibuka oleh Ketua Umum BPP KKSS sekaligus Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman ini mengusung tema “Saudagar Tangguh, Ekonomi Tumbuh” sekaligus konsolidasi kekuatan ekonomi masyarakat Bugis-Makassar yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara.“Lao Sappa Deceng Lisu Mappideceng yang artinya pergi mencari kebaikan dan pulang untuk memperbaiki di Sulawesi Selatan,” ujarnya.Andi Sudirman juga menyampaikan PSBM memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya bagi kemajuan daerah di Sulawesi Selatan.Apalagi saat ini, lanjut Andi Sudirman, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mendorong pembangunan, khususnya di sektor infrastruktur, sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi daerah.Bahkan, program Multiyears Project (MYP) yang sementara berjalan melalui APBD Pemprov, yakni penanganan infrastruktur jalan, pembangunan irigasi dan dua rumah sakit regional Sulsel membutuhkan dukungan semua pihak.“Kami juga mendorong seluruh keluarga besar KKSS untuk membangun di daerah masing-masing
Gubernur Sherly Tjoanda Laos menyebut Bugis-Makassar sebagai jaringan ekonomi Indonesia Timur. Filosofi perantau, pelaut, dan saudagar membuat Bugis-Makassar kuat di perdagangan, logistik, dan distribusi antar pulau.
PSBM XXVI 2026 di Makassar menjadi forum strategis yang mempertemukan saudagar dan tokoh nasional. Wali Kota Munafri menyebut PSBM mampu mendorong investasi dan perputaran ekonomi Kota Makassar.
Meity Rahmatia menghadiri Pertemuan Saudagar Bugis Makassar bersama KKSS dan mendorong konsolidasi jaringan ekonomi pengusaha Sulawesi Selatan untuk memperkuat kontribusi pembangunan daerah dan nasional.
Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) kembali menjadi momentum penting bagi para perantau asal Sulawesi Selatan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kontribusi terhadap ekonomi daerah dan nasional.
Bupati Barru Andi Ina Kartika menghadiri PSBM 2026 di Makassar dan mengajak saudagar Bugis Makassar berinvestasi di sektor pertanian dan pengembangan kopi Barru sebagai komoditas unggulan daerah berbasis hilirisasi.
PSBM XXVI Makassar di Hotel Claro diikuti 1.880 saudagar Bugis Makassar yang membahas investasi, business matching, ekspor kopi Sulawesi Selatan, serta aksi sosial KKSS untuk mendorong ekonomi daerah dan nasional.
PSBM XXVI Makassar 2026 menghimpun ribuan saudagar Bugis Makassar dari seluruh Indonesia untuk memperkuat jejaring bisnis, investasi daerah, serta program sosial KKSS Peduli dan KKSS Berbagi.
PSBM XXVI Makassar menghadirkan sembilan gubernur untuk membahas peluang investasi antar daerah, hilirisasi industri, serta business matching Kopi Sulsel Mendunia guna mendorong ekspor dan kerja sama bisnis.