Terkini.id, Jakarta – Masih ingat kabar tentang tewasnya Jenderal Qassem Soleimani Komandan Pasukan Quds Iran? Kini, seorang mata-mata di balik terbunuhnya sang jenderal dirilis pemerintah Iran.
Iran menyiarkan tampang dari Mahmoud Mousavi Majd, mata-mata CIA Amerika dan Mossad Israel yang bakal dieksekusi mati dalam waktu dekat karena membocorkan informasi keberadaan Komandan Pasukan Quds, Mayor Jenderal Qassem Soleimani sehingga dibunuh militer Amerika di Baghdad, Irak.
Gambar wajah Mahmoud Mousavi Majd tersebut disiarkan kantor berita Mizan, Jumat 12 Juni 2020. Tampang mata-mata tersebut seperti wajah pria Iran kebanyakan dengan kumis dan jambang.
Mahmoud Mousavi Majd diketahui bukan warga dari negara lain. Dia asli warga Iran. Akan tetapi telah dimanfaatkan CIA dan Mossad sebagai mata-mata.
Mahmoud Mousavi dijatuhi hukuman eksekusi mati setelah Pengadilan Iran memutuskan dia bersalah menjadi mata-mata dengan memberikan informasi kepada intelijen Amerika, CIA serta intelijen Israel, Mossad terkait keberadaan Soleimani pada Selasa 9 Juni 2020.
- Wali Kota Makassar Munafri: APBD Bukan Sekadar Angka, Harus Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat
- PSM Makassar Sumbang Satu Pemain ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026
- Aksi Mangrove Lestari, Kalla Translog Komitmen Mendukung Keberlanjutan Lingkungan
- PLN UID Sulselrabar Dukung Program Reforma Agraria BPN melalui Pendampingan UMKM di Majene
- MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Sediakan Pilihan Layanan
“Mahmoud Mousavi-Majd, salah satu mata-mata untuk CIA dan Mossad telah dijatuhi hukuman mati. Dia memberikan informasi keberadaan martir Soleimani kepada musuh-musuh kita,” kata juru bicara pengadilan Gholamhossein Esmaili saat mengambil keputusan.
Untuk diketahui, Komandan Pasukan Quds, Mayjen Soleimani tewas dibunuh militer Amerika di Irak pada Januari 2020.
Dia tewas dengan cara sangat tragis. Tubuhnya hancur setelah kendaraannya dihantam dengan rudal oleh Amerika.
Soleimani memang menjadi target pembunuhan Amerika dan Israel sejak dahulu.
Dia dianggap menjadi orang yang berbahaya karena Soleimani merencanakan merebut Kota Suci Jerusalem dan memerdekakan Palestina dari tangan penjajahan Yahudi, Israel serta Amerika.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
