Digitalisasi Pasar Kota Makassar Dimulai Dengan LinkAja

linkaja
Pedagang di Pasar Pabaeng-baeng Kota Makassar memperlihatkan aplikasi LinkAja untuk transaksi digital. Pemanfaatan teknologi digital memudahkan pedagang dalam transaksi jual beli.

Terkini.id, Makassar – Perusahaan Daerah (PD) Pasar Makassar Raya memulai program digitalisasi pasar dengan cara bekerjasama dengan layanan jasa keuangan digital LinkAja.

Direktur Utama PD Pasar Makassar Raya Roel Syafrullah mengatakan, kerjasama ini akan membuat transaksi pedagang dan pembeli menjadi nyaman dan efisien.

“Ini program yang sudah lama kami impikan,” kata Roel kepada wartawan, Selasa 3 Desember 2019.

Roel mengatakan, dengan transaksi digital, pedagang dan pembeli tidak lagi khawatir dengan uang rupiah pecahan kecil. Masyarakat tidak perlu membawa dompet untuk menyimpan banyak uang tunai.

Selama ini pedagang dan pembeli mengeluh, sulit mendapatkan uang pecahan kecil untuk kembalian. “Dengan uang digital, biar satu rupiah bisa dikembalikan,” ungkap Roel.

Pemanfaatan pembayaran digital juga akan meningkatkan pendapatan PD Pasar. Semua retribusi yang setiap hari dipungut oleh kolektor akan dialihkan ke Link Aja.

linkaja
Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Samad Suhaeb mencoba LinkAja di Pasar Pabaeng-baeng Kota Makassar, Selasa 3 Desember 2019

 

Jumlah pedagang yang tercatat di pasar-pasar Kota Makassar sekitar 6 ribu. Mereka berjualan di dalam ruko, kios, atau lapak-lapak.

Setiap hari PD Pasar memungut retribusi Rp 5 ribu untuk setiap pedagang. Potensi pendapatan PD Pasar Rp 30 juta setiap hari.

“Dengan sistem digital, tidak akan ada lagi kebocoran pendapatan,” kata Roel.

Roel berharap semua pedagang di pasar-pasar yang dikelola PD Pasar segera beralih ke sistem pembayaran digital. Pasar Pabaeng-baeng akan menjadi percontohan bagi pasar lain di Kota Makassar. Sebanyak 124 pedagang di Pabaeng-baeng sudah mulai memanfaatkan sistem ini.

“Kami target semua pedagang menggunakan pembayaran digital,” katanya.

Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Samad Suhaeb yang meluncurkan sistem pembayaran digital di Pasar Pabaeng-baeng mengatakan, pembayaran digital akan menyingkirkan preman pasar. Semua pungutan-pungutan liar akan hilang.

“Kita berharap teknologi ini bisa meningkatkan kesejahteraan pedagang,” katanya.

Direktur Utama PD Pasar Makassar Raya Roel Syafrullah
Direktur Utama PD Pasar Makassar Raya Roel Syafrullah

Direktur Operasi LinkAja Haryati Lawidjaja mengatakan, tujuan utama LinkAja hadir di pasar tradisional seperti Pasar Pabaeng – baeng, untuk membiasakan warga Makassar menggunakan transaksi non tunai.

“Dalam kegiatannya sehari-hari,” ujar Haryati.

Komentar

Rekomendasi

Lawan Penyebaran Covid-19, MYKO Tutup 4 Restoran untuk Sementara Waktu

Dukung Imbauan Pemerintah, MYKO Sementara Waktu Tak Terima Acara Wedding

Begini Cara MYKO Cegah Penyebaran Covid-19 di Area Hotel

Bos XL Axiata, Allan Bonke Mengundurkan Diri di Tengah Wabah Corona

REI Minta Cicilan KPR Ditunda karena Corona, OJK: Sudah Dibuat Ketentuannya

6 Hal Ini Perlu Dilakukan UKM Menghadapi Kecemasan Ekonomi Karena Virus Corona

Indonesia Ekspor Masker Besar-besaran ke China hingga Singapura, Pantas Langka

Kabin Lebih Luas, Masyarakat Indonesia Gemari MPV Wuling Confero S

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar