Dilabrak Banser Saat Galang Dana, Gus Nur: Saya Senang Kalau ….

Terkini.id, Jakarta – Beredar video lawas yang memperlihatkan sekelompok oknum Banser melabrak Gus Nur saat dirinya sedang menggalang dana. Kemudian, video itu viral lantaran ada perdebatan hingga ketegangan antara jama’ah Gus Nur dengan salah satu anggota Banser.

Gus Nur sedang menyampaikan presentasi bisnis madunya. Selain itu, ia juga menggalang dana untuk biyaya operasi salah satu pendakwah lain yang mengalami kecelakaan. 

Namun, ditengah presentasinya, Gus Nur kedatangan sekelompok oknum Banser yang hendak menyampaikan protes. 

Baca Juga: Gus Nur Marah Roy Suryo Tidak Dapat Penangguhan: Gara-Gara Cebong!

Dalam video tersebut, terlihat sekelompok oknum banser itu disambut baik oleh Gus Nur. Namun, jama’ah Gus Nur justru meneriakan takbir dengan suara keras berkali-kali.

Selanjutnya, terjadi dialog antara perwakilan kelompok Banser dengan Gus Nur.

Baca Juga: Gus Nur: Raden Mas Roy Suryo Jasanya Besar Bagi Bangsa!

Dalam video tersebut, Tidak dijelaskan identitas dari perwakilan kelompok Banser yang berdialog dengan Gus Nur. Namun, ketika dialog dimulai, ketegangan sempat mereda.

Perwakilan kelompok Banser tersebut menyampaikan bahwa kedatangan mereka ialah untuk menanyakan perizinan acara yang diselenggarakan Gus Nur pada saat itu, serta ingin menyampaikan protes terkait ceramah-ceramah Gus Nur yang dinilai provokatif.

“Acara ini, ini panjenengan (anda) dari luar ya? ini udah ada izin dari RT/RW dari pihak yang berketempatan?,” ujar perwakilan Banser menanyakan. Sebagaimana dilansir pada Senin, 14 Februari 2022, dari video yang diunggah oleh channel youtube Redaksi Ummah.

Baca Juga: Gus Nur: Raden Mas Roy Suryo Jasanya Besar Bagi Bangsa!

Kemudian, Gus Nur menjelaskan bahwa ia dan pihaknya sedang mempresentasikan bisnis madu, serta menggalang dana untuk biyaya operasi salah satu pendakwah yang mengalami kecelakaan.

“Saya cuman presentasi madu, dimintai tolong galang dana untuk saudara kita (pendakwah) yang kecelakaan, udah!,” ujar Gus Nur menjawab.

Selanjutnya, perwakilan Banser meyampaikan bahwa dirinya mewakili Banser dan masyarakat, merasa bahwa ceramah Gus Nur bersifat provokatif dan mengandung ujaran kebencian

“Kami ada informasi, dari warga, dari masyarakat yang mengetahui panjenengan (anda) di sini, dan sudah melihat video-video terkait dakwah panjenengan (anda), yang dianggap oleh masyarakat itu kurang nyaman,” ujar perwakilan Banser menjelaskan.

Kemudian Gus Nur menjawab dengan menceritakan bahwa setiap warga yang memprotes ceramahnya pasti memakai bahasa seperti apa yang disampaikan perwakilan Banser itu.

“Kayanya di mana-mana saya datang, mesti bahasanya seperti ini. Ada laporan masyarakat, meresahkan masyarakat, padahal gak ada!, saya yang mana yang meresahkan?,” ujar Gus Nur menjawab.

Perwakilan Banser itu menyampaikan bahwa pihaknya ingin menyampaikan protes atas video-video ceramah Gus Nur yang dinilai mengandung ujaran kebencian.

“Ya, makanya, karena masyarakat tersebut telah melihat video-video panjenengan (anda), ya video panjenengan (anda) yang ujaran kebencian,” ujar perwakilan Banser tersebut.

Kemudian Gus Nur menanyakan video mana yang dinilai menyampaikan ujaran kebencian. Selain itu, menariknya Gus Nur menyatakan dirinya senang atas dialog tersebut.

“Yang mana, coba? nih saya seneng nih kalo gini, monggo (silahkan) yang mana videonya?,” ujar Gus Nur mempertanyakan.

Namun, pihak Banser tidak dapat memperlihatkan bukti videonya. Setelah itu, terjadi ketegangan antara salah satu jama’ah Gus Nur dengan anggota Banser, peristiwa tersebut menyebabkan Gus Nur pergi dari lokasi, dikawal oleh beberapa jama’ahnya. Dialog antara Gus Nur dan perwakilan Banser tidak terselesaikan. 

Bagikan