Terkini.id, Makassar – Komitmen Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto menjadikan Makassar Low Carbon City kian nyata. Apalagi saat ini emisi karbon semakin hari makin tidak bisa dikendalikan, dan menjadi tantangan dunia.
Gagasan soal Low Carbon City dengan Metaverse menjadi isu sentral yang dibahas pada Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Pemkot Makassar 2024, di Hotel Four Point by Sheraton, Senin 26 Februari 2024.
Komitmen tersebut turut diterapkan Dinas Kesehatan Kota Makassar. Dalam pemaparan pada acara Rakorsus, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr Ahmad Asyarie mengatakan Dinkes Makassar maksimalkan Low Carbon City lewat mobil home care Dottoro’ta.
“Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar sudah menerapkan konsep low carbon dalam program-programnya. Salah satu program berbasis low carbon ialah Layanan Home Care Dottoro’ta yang menggunakan mobil listrik,”bebernya.
Ia menyampaikan bahwa pengembangan inovasi Home Core Dottoro’ta dilakukan pada 2023 lalu. Sedikitnya ada 47 unit Home Care Dottoro’ta disebar di seluruh Puskesmas untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat.
- Program Satu Telur Sehari Ramaikan Hari Anak Nasional, Demi Mencegah Stunting
- Tiga Siswanya ke Madinah Belajar Alquran, Ramli Rahim Berharap Jadi Generasi Pelanjut
- Wali Kota Makassar Munafri: APBD Bukan Sekadar Angka, Harus Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat
- PSM Makassar Sumbang Satu Pemain ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026
- Aksi Mangrove Lestari, Kalla Translog Komitmen Mendukung Keberlanjutan Lingkungan
Pengembangan inovasi Home Care atau peningkatan layanan langsung ke rumah lewat aplikasi Dottoro’ta kata Ahmad Asyarie berjalan dengan baik.
“Alhamdulillah dan pengadaan 47 unit Home Care Low carbon dilengkapi peralatan medis lengkap sudah terpenuhi,”ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, program Home Care sebenarnya sudah ada sejak periode pertama Wali Kota Makassar Danny Pomanto, pada tahun 2015.
Namun Dinas Kesehatan Kota Makassar mengganti mobil-mobil sebelumnya karena sudah lama dan menua.
“Program homecare with life medicine yang singkat dengan kata ‘Dottorota’ kali ini karena setelah 7 tahun atau 8 tahun kita merevitalisasi program ini menjadi jauh lebih baik,” ucap Danny.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
