Dinas Ketahanan Pangan Latih Masyarakat Mengolah Pangan Lokal

pangan lokal
Bidang Konsumsi dan Penganekaragam Pangan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Makassar mengadakan pelatihan teknis penganekaragaman pangan berbahan baku lokal di Aerotel Smile Hotel Makassar, Kamis 29 Agustus 2019

Terkini.id, Makassar – Bidang Konsumsi dan Penganekaragam Pangan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Makassar mengadakan pelatihan teknis penganekaragaman pangan berbahan baku lokal di Aerotel Smile Hotel Makassar, Kamis 29 Agustus 2019.

Kegiatan ini dibuka Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Mekkawati. Dalam sambutannya Mekkawati mengatakan, salah satu upaya untuk mensosialisasikan konsumsi pangan yang beragam, bergizi,  seimbang, dan aman (B2SA) sebagaimana diamanatkan oleh peraturan presiden No. 22 Tahun 2009, tentang kebijakan percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal,  maka dilaksanakan melalui pelatihan teknis penganekaragaman berbahan baku lokal.

Melalui pelatihan ini, diharapkan dapat memantapkan kemandirian pangan lokal dan pelestarian sumber daya alam dengan memanfaatkan hasil potensi alam daerah, seperti jagung,  singkong, ubi jalar, pisang, dan lain-lain.

“Melalui proses pengolahan menjadi bahan pangan fungsional yang mengandung berbagai nutrisi dan mampu meningkatkan kualitas konsumsi pangan sehari hari,” kata Mekkawati.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Kepala Seksi Konsumsi Pangan DKP, Ferdy Muchtar mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah mendorong usaha pengolahan pangan skala usaha mikro, kecil, dan menengah yang berbasis sumber daya dan kearifan lokal. Juga meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pola konsumsi pangan B2SA (beragam, bergizi,  seimbang,  dan aman).

Dalam kegiatan ini jumlah peserta sebanyak 250 orang yang terdiri dari para pelaku usaha, Anggota LUEEP, dan KWT. Pematerinya Muhammad Anas, Dosen Politeknik Pariwisata Makassar.

Pemateri melatih peserta cara membuat dua jenis kue tradisional. Bola-bola singkong isi udang sayuran dan kue pisang kelapa berbahan pangan lokal.

Berita Terkait
Komentar
Terkini