Terkini, Makassar – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Makassar terus berupaya memberdayakan masyarakat, khususnya perempuan. Kali ini, Dinas Koperasi bekerja sama dengan Konsulat Jenderal Australia untuk meningkatkan kapasitas wirausaha perempuan di Pulau Langkai.
Pada tanggal 27 Mei 2024, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Muhammad Rheza, mendampingi langsung rombongan Konsulat Jenderal Australia yang dipimpin oleh Deputy Consul-General Mrs. Philipla Armstrong dalam kunjungan lapangan ke Pulau Langkai.
Penguatan Wirausaha Perempuan, Dorong Ekonomi Lokal
Program penguatan wirausaha perempuan di Pulau Langkai ini memiliki tujuan mulia. Selain meningkatkan taraf hidup para ibu rumah tangga, program ini juga bertujuan untuk memperkuat kelompok pengolah dan pemasar produk perikanan.
“Kami ingin para perempuan di Pulau Langkai tidak hanya bisa mengolah hasil laut, tapi juga mampu memasarkan produk mereka dengan baik,” ujar Muhammad Rheza.
- Progres 86 Persen, Jalan Rabat Beton TMMD 128 Jadi Urat Nadi Peningkatan Ekonomi Warga Jeneponto
- Bank Mandiri Sukses Gelar Livin' Galesong Trail Run 2026, Dorong Sport Tourism dan Ekonomi Lokal
- Penuh Makna, Lembaga Adat Bangkala Genap 25 Tahun, Raja-Raja Se-Sulsel Berkumpul di Balla Lompoa
- Usai Masuk 5 Besar Aquatics World Cup Xi'an di China, Tim Renang Artistik Sulsel Kini Borong 8 Medali Emas di Kejurnas Akuatik Senayan
- Asmo Sulsel Tawarkan Promo Motor Sport dan Scoopy Sepanjang Mei 2026, Jangan Sampai Ketinggalan
Fokus pada Produk Olahan Ikan
Saat ini, terdapat dua kelompok perempuan di Pulau Langkai yang telah mengikuti program ini. Mereka memproduksi berbagai produk olahan ikan, seperti sambal gurita, nugget gurita, dan abon ikan. Produk-produk ini memiliki potensi pasar yang besar, baik di tingkat lokal maupun nasional.
“Kami optimis bahwa dengan dukungan yang tepat, produk-produk olahan ikan dari Pulau Langkai bisa menembus pasar yang lebih luas,” tambah Rheza.
Pendekatan Komprehensif untuk Sukseskan Program
Program penguatan wirausaha perempuan di Pulau Langkai ini menggunakan pendekatan yang komprehensif. Selain memberikan pelatihan, program ini juga membantu para peserta dalam mengurus legalitas usaha, mendapatkan akses permodalan, dan membangun jaringan pemasaran.
“Kami berharap program ini dapat menjadi contoh sukses dalam pemberdayaan perempuan dan pengembangan ekonomi lokal,” tutup Rheza.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
