Terkini.id, Makassar – Bakal Calon Wali Kota Makassar, Andi Seto Asapa menerima kedatangan komunitas pengemudi Bentor, Ojek Online (Ojol) dan juru parkir (Jukir), di rumah pribadinya, di Jalan Nikel, Jumat 26 April 2024.
Kedatangan mereka yang mengaku sebagai komunitas wong cilik ini ternyata bukan untuk berdemo, tapi untuk menyampaikan terimakasih atas perhatian dan kepedulian Andi Seto kepada mereka.
Mereka datang sekitar pukul 13 siang dengan atribut khas profesinya masing-masing. Kedatangan mendadak mereka ke rumah bakal calon walikota Makassar, di jalan Nikel itu tentu cukup mengagetkan. Termasuk, para tetangga di sekitarnya.
Melihat kumpulan para tamu yang tak diundang itu, Andi Seto langsung keluar dan menyapanya. Kepada mereka, Andi Seto tak berbicara banyak, tapi langsung mempersilakan mereka masuk ke rumahnya.
“Silakan, bapak-bapak untuk masuk. Dan silakan juga bapak-bapak sampaikan apa maksud dan tujuan nya datang ke rumah kami. Meskipun, dari awal saya tahu, bahwa dilihat dari wajah-wajah ceria dan santun bapak-bapak, tak mungkin ada tujuan jahat kepada kami,” ungkap Andi Seto.
- Kalla Toyota Raih Awards Otomotif 2026, Tegaskan Komitmen pada Inovasi dan Kepercayaan Pelanggan
- Bupati dan Ketua Kwarcab Pramuka Jeneponto Kunjungi Peserta Jamnas XII di Buperta Cibubur
- Harga Telur Anjlok, DPRD Sulsel Minta Bulog Gelar Operasi Pasar
- Pemkab Jeneponto Perkuat ETPD Gandeng Bank Sulselbar Perluas Transaksi Digital
- Kinerja Melesat, Laba PDAM Makassar Lampaui Target 2026
Usai Andi Seto menyampaikan hal itu, salah seorang perwakilan juru parkir, Dg Eppe mengungkapkan, bahwa kedatangannya hanya untuk menyampaikan terimakasih.
Mereka menilai, Andi Seto adalah sosok pemimpin muda yang sangat perhatian dan peduli terhadap masyarakat kecil.
“Terimakasih Pak Andi Seto telah menerima kami. Kedatangan kami hanya untuk menyampaikan terimakasih, bahwa Pak Andi sudah sangat peduli kepada kami. Meskipun, kepedulian itu tak mesti harus dalam bentuk materi,” katanya.
Lalu, Dg Eppe menyebut rangkaian kegiatan selama bulan suci Ramadhan sebagai contoh yang dinilainya positif. Salah satunya, yang membuatnya berkesan, antara lain, lomba cerdas cermat pemahaman alQuran antar masyarakat bawah atau wong cilik.
“Buat kami ini luar biasa. Karena lewat kegiatan ini, Pak Andi Seto memberi pesan kuat bahwa yang bisa paham alQuran itu bukan hanya masyarakat berpendidikan tinggi. Tapi juga masyarakat bawah seperti kami. Dan untuk itu, kami sudah membuktikan saat lomba dengan menjawab semua pertanyaan dewan juri,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
