Direktur Polbangtan Gowa: Dalam Mendampingi Petani Dilapangan Kalian Wajib Jadikan Kostratani Sebagai Tempat Belajar

Direktur Polbangtan Gowa Bertemu Mahasiswa di Takalar

Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa Dr. Ir. Syaifuddin, MP dalam kurun waktu 2 hari mengunjungi 3 kabupaten yang ada di Sulawesi Selatan. (02/06).

Kunjungan tersebut untuk memastikan bahwa mahasiswa Polbangtan Gowa ikut berkontribusi dalam seluruh kegiatan pertanian selama masa pandemi Covid-19.

Di Kabupaten Takalar, Jeneponto dan Sinjai, Dr. Syaifuddin menemui mahasiswa yang melaksanakan pendampingan petani selama masa pandemi Covid-19 ini.

Syaifuddin mengarahkan mahasiswa untuk secara aktif mendampingi petani dengan tetap berkordinasi ke penyuluh sebagai penggerak Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani).

“Setiap aktifitas kalian wajib berkordinasi dan meminta arahan dari Balai Penyuluhan Pertanian/BPP/Kostratani terdekat dengan tempat tinggal kalian, jadikan Kostratani sebagai tempat kalian belajar dan meminta bimbingan secara teknis ke penyuluh. Itu sesuai dengan arahan bapak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) dan Kepala BPPSDMP Prof. Dedy Nursyamsi”, ujar Syaifuddin.

Menarik untuk Anda:

Selain ilmu dari kampus, kalian wajib menimba ilmu dari Kostratani. Kostratani dikembangkan untuk memperkuat peran penyuluhan di tingkat kecamatan melalui penguatan BPP dengan peran dan fungsi sangat strategis.

Dihadapan mahasiswa Polbangtan Gowa, Syaifuddin mengatakan Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) yang pusat gerakannya ada di kecamatan-kecamatan di seluruh Indonesia saat ini gencar berperan dalam penyediaan stok pangan di tengah pandemi Covid-19.

Saya juga harap kalian agar gencar dalam membantu aktifitas pertanian petani. Setelah melakukan pembelajaran online, kalian manfaatkan waktu untuk mendampingi petani. Minta arahan dari Kostratani dan tetap perhatikan protokol kesehatan selama dilapangan. Camkan, kalian yang aktif dilapangan bersama petani juga merupakan petugas garda terdepan, selain tenaga kesehatan di masa pandemi ini.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menekankan dengan Kostratani pertanian akan lebih maju mandiri dengan dukungan cara pengolahan yang lebih modern.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi yang mengatakan meskipun di tengah pandemi Covid-19, tetapi pertanian tidak berhenti, bahkan peran Kostratani justru menjadi sangat penting di kondisi ini untuk meningkatkan produksi pertanian dan ekspor dengan basis IT.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Dosen UNM Bimbing Pembuatan Alat Kontrol Pengaman Listrik di SMK Somba Opu

Pegawai Kontrak RS Islam Faisal Unjuk Rasa Tuntut Managemen Diganti

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar