Disangka Punya Kepentingan Pribadi, Netizen: Haris Pertama Harusnya Tabayyun Dulu Soal Cuitan Ferdinand

Terkini.id, Jakarta – Ketua DPP KNPI Haris Pertama diminta untuk melakukan tabayyun terlebih dahulu terkait kasus cuitan pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean yang menyebut “Allahmu Lemah“.

Ya, seperti dilakukan oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Indonesia (DPP FOKSI) yang akrab di sapa cak natsir.

DPP FOKSI mendatangi Ferdinand hutahaean pada jumat 7 januari 2022 dibilangan Jakarta selatan bersama 3 pengurus DPP FOKSI.

Baca Juga: Haris Pertama Minta Denny Siregar Ditangkap: Telah Melecehkan Institusi Polri

DPP FOKSI meminta klarifikasi mengenai cuitan ferdinand hutahaean dan merasa memiliki kepentingan untuk mengetahui permasalahan yang sempat membuat heboh publik.

Ia membenarkan soal pertemuannya dengan Ferdinand Hutahaean dan menyampaikan hasil dari tabayyun DPP FOKSI bahwa apa yang terjadi dan isu yang berkembang di masyarakat.

Baca Juga: Sindir Buzzer Soal Brigadir J, Ferdinand Hutahaean: Saya Tidak Diam,...

Hal yang sangat disayangkan mengingat tidak terjadinya tabbayyun terhadap ferdinand hutahean yang akhirnya menyebabkan isu tersebut menjadi bola liar di masyarakat.

Melansir Indonesiaupdate.id, Cak natsir menyampaikan bahwa hasil pertemuan dengan ferdinand hutahaean DPP Foksi menyimpulkan tidak adanya indikasi penistaan agama apalagi upaya menistakan agama.

Atas hal itulah, salah seorang netizen dengan nama pengguna @007koteka meminta kepada Haris Pertama agar mengikuti langkah DPP FOKSI untuk bertabayyun terlebih dahulu.

Baca Juga: Sindir Buzzer Soal Brigadir J, Ferdinand Hutahaean: Saya Tidak Diam,...

Sy angkat Topi untuk DPP FOKSI yg memilih Tabayyun dengan menemui langsung Ferdinand untuk mengetahui kebenarannya,” ujar Netizen itu.

“Seharusnya Haris Pratama melakukan hal yg sama Tabayyun lebih dahulu, bukan menggiring opini utk kepentingan pribadi,” lanjutnya.

Bagikan