Terkini.id, Makassar – Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Abd Rahman Bando mengaku 10 sekolah baru belum mendapatkan dana bantuan operasional sekolah atau BOS.
“Sepuluh sekolah baru ini butuh Rp600 juta untuk mendapatkan bantuan dana BOS,” kata Rahman, Selasa, 28 Mei 2019.
Rahman mengaku infrastruktur sekolah tersebut sudah rampung dan memadai, mulai dari gedung, ruang kelas, bangku, hingga meja.
“Tinggal dibutuhkan pendukungnya, berupa biaya operasional, seperti kertas, spidol, listrik, dan kebutuhan sekolah lainnya,” jelasnya.
Terpisah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bapenda) Kota Makassar Andi Khadijah Iriani menyebut ketersediaan anggaran Pemerintah Kota Makassar tak ada hambatan. Ia menyebut hal tersebut sudah selesai dan tak ada masalah.
- Disdik Makassar Umumkan Hasil SPMB Jalur Non-Domisili, Jalur Domisili Dibuka 22 Juni
- Pendaftaran SPMB Makassar 2026 Dimulai 8 Juni, Disdik Minta Orang Tua Segera Buat Akun
- Disdik Makassar Ingatkan Sekolah Segera Update Data Dapodik untuk SPMB 2026
- Disdik Makassar Siapkan TK Negeri di Seluruh Kecamatan
- SPMB Makassar 2026 Resmi Dibuka, Berikut Jadwal Lengkapnya
“Ketersediaan anggaran, Insyaallah sudah dipikirkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), tidak ada masalah,” ujarnya.
Sekolah baru menambah daya tampung lulusan SD
Iriani mengatakan tambahan 10 sekolah baru tersebut menambah daya tampung lulusan SD. Pihaknya mengaku hal ini sebagai sesuatu yang positif dalam peningkatan pendidikan di Kota Makassar.
Apabila harus dilaksanakan per tahun ajaran baru, Iriani mempersilahkan Dinas Pendidikan untuk berkoordinasi dengan dengan dewan sebagai pemberi persetujuan.
“Karena harus melalui persetujuan dewan,” jelasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
