Terkini.di, Jakarta – Denny Siregar menyenggol Partai Demokrat dan Partai Gerindra terkait dinasti partai dan juga terkait penggunaan uang kader. Denny menyebut bahwa Gerindra juga bisa berubah menjadi Demokrat yang kini sedang mengalami kisruh internal memperebutkan kekuasaan.
“Model seperti @PDemokrat ini bisa jadi kelak menular ke @Derindra,” tulis Denny di akun twitter-nya @Dennysiregar7 pada Jumat, 5 Maret 2021.
Denny lalu menjelaskan perubahan yang ia maksud bahwa sebuah partai awalnya bersifat demokratis namun perlahan berubah menjadi dinasti di mana kekuasaan dipegang oleh sesama sanak keluarga.
“Awalnya, partai demokratis, terus lama-lama jadi partai dinasti. Kerabat pegang jabatan sana sini. Hidup dari uang para kadernya,” lanjutnya.
Denny lalu menyindir bahwa dulu Demokrat bukanlah partai yang ribut saat berada di masa jayanya, namun setelah di luar kekuasaan, mereka mengalami kisruh.
- Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan
- Harrie Sabrang dan Andreas Harjono Muncul dalam Penjaringan Ketua PAC PDI Perjuangan Ujung Pandang
- Rekomendasi Eksternal PDIP Suarakan Reformasi Sistem Politik dan Independensi Penegak Hukum
- Konferda dan Konfercab VI PDIP Sulsel Rampung, Struktur Kepengurusan DPD dan 24 DPC Resmi Ditetapkan
- ARW Kembali Jabat Ketua DPD PDIP Sulsel, Mesakh Sekretaris dan Risfayanti Bendahara
“Dulu @PDemokrat juga waktu jaya nggak ribut. Pas menciut, baru mbrusut,” tandasnya.
Pernyataan Denny yang menyinggung dua partai besar tersebut sontak mendapat tanggapan dari warganet.
Beberapa menilai bahwa Denny tidak berani menyinggung PDIP yang juga disebut-sebut partai dinasti sebab ia merupakan pendukung Jokowi.
“Kalau Megawati Partai Demokratis banget yah? Samapi Nyai nggak bisa diganti dari awal. Cebong bacot,” @BacotCak.
“Kok u nggak nyinyirin pedeipeh, DeSi. Partai mau mengarah ke dinasti partai, rajanya korup lagi. Harun Masiku mana? Wahy? Karena setiap posting u dapat cuan, makanya mingkem kalo rezim sama partainya,” komentar @Mantan Projo.
“Nggak nyebut PDIP?” balas @Dwigu1.
Denny lalu membalas bahwa menurutnya PDIP sudah pernah teruji sebelumnya.
Ia berkata bahwa PDI merupakan partai yang dulunya demokratis namun berubah menjadi partai dinasti sejak pernah dipaksa bubar.
“PDIP udah pernah teruji. Dulu PDI Demokratis. Sesudah dipaksa Bubar, muncul PDI Perjuangan yang memang dinasti,” balas Denny.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
