Diserang karena Puji Aksi KKB, Nicho Silalahi: Giliran Gue Caci Maki Aksi Kaka-Kaka Teroris di Papua, Mereka Juga Kesurupan

Diserang karena Puji Aksi KKB, Nicho Silalahi: Giliran Gue Caci Maki Aksi Kaka-Kaka Teroris di Papua, Mereka Juga Kesurupan

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Aktivis dan pegiat media sosial, Nicho Silalahi menanggapi serangan-serangan yang ia terima usai memuji aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua yang diberitakan membakar sebuah perusahaan kayu.

Nicho Silalahi menyindir bahwa ketika ia mencaki maki para pelaku terorisme di Papua, ia juga diserang.

“Giliran gue dukung aksi kaka-kaka Teroris di Papua CEBONG BABI dan ANJING PEKING pada kesurupan,” kata Nicho Silalahi melalui akun Twitter pribadinya pada Jumat, 3 Desember 2021.

“Sialnya giliran gue caci maki aksi kaka-kaka teroris di Papua, mereka juga kesurupan,” sambungnya.

Sebelumnya, Okezone memberitakan bahwa KKB Papua membakar sebuah camp perusahaan kayu PT Bangun Kayu Irian yang berlokasi di Distrik Kamundan, Kabupaten Maybrat Papua.

Baca Juga

Kejadian tersebut mengakibatkan sejumlah bangunan kantor, barak pegawai, sejumlah alat berat, dan kendaraan roda empat habis terbakar.

Merespons berita tersebut, Nicho Silalahi memuji aksi KKB Papua bahwa pelaku deforestasi memang harus dilawan.

“Udah benar dan Ini aksi paling keren yang dilakukan oleh TERORIS di Papua,” kata Nicho Silalahi melalui akun Twitter pribadinya. 

“Melawan deforestasi dan melindungi Ibu Bumi itu harus total dan tanpa kompromi. Saya mohon kepada kaka-kaka TERORIS untuk STOP BUNUHI RAKYAT SIPIL dan ditunggu aksi keren seperti ini lagi Kaka Kaka Teroris,” tambahnya.

Sebagai catatan, pihak kepolisian membantah bahwa pembakaran yang terjadi pada 1 Desember 2021 itu dilakukan KKB Papua.

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Adam Erwindi menyatakan pembakaran dilakukan oleh salah seorang karyawan perusahaan berinisial LK yang merasa kesal lantaran diberhentikan. 

Namun, sebelumnya, Juru Bicara KKB atau TPNPB-OPM, Sebby Sambom menyatakan pihaknya bertanggung jawab atas pembakaran PT Bangun Kayu Irian itu.

“Segala bentuk pembangunan di tanah Papua kami tolak dan kami akan lakukan tindakan sama seperti ini,” katanya, dilansir dari CNN Indonesia.

Sebby mengklaim pihaknya berhasil membakar kantor PT Bangun Kayu Irian, delapan rumah, satu unit ekskavator, dan beberapa kendaraan ataupun alat berat lainnya.

Ia juga mengirimkan sebuah video yang berisi enam orang Papua yang memegang bendera bintang kejora dan senjata berdiri di dekat lokasi kebakaran.

“Hari ini kami TPNPB yang melakukan pembakaran,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.