Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Nicho Silalahi memberikan sindiran menohok terhadap Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurrachman.
Sebelumnya, Jenderal Dudung belum lama ini dikabarkan menjadi penceramah dalam kuliah subuh di Masjid Nurul Amin, Jayapura.
Dalam kesempatan itu, Dudung menyinggung tentang implementasi rasa syukur yang sudah diciptakan oleh Allah SWT kepada hambanya untuk menunaikan sholat. Dudung juga menyebut tentang ilmana sebagai tingkatan keimanan umat Islam.
“Iman taklid, ada iman ilmu, ada iman iyaan, ada iman haq (haqul yaqiin), dan iman hakikat. Oleh karena itu, banyak sebagian dari orang Islam sering terpengaruh katanya hadis ini, katanya hadis itu, kata Nabi Muhammad SAW. Oleh karenanya jangan terlalu dalam, jangan terlalu dalam mempelajari agama,” ungkap Dudung dalam ceramahnya, dikutip dari Republika, Minggu 5 Desember 2021.
Kepada jamaah sholat Subuh, menurut Dudung, dampak terlalu dalam mempelajari agama adalah terjadinya penyimpangan.
- Jelang Pemilu 2024, Ini Seruan KSAD Jenderal Dudung ke Prajurit TNI AD
- Wali Kota Makassar Sambut KSAD Dudung, Paparkan Program Ojol Day dan Longwis
- Presiden Arema ke KSAD Dudung: TNI Banyak Selamatkan Nyawa di Kanjuruhan
- KSAD Dudung soal Pernyataan Effendi Simbolon: Jangan Jadi Ayam Sayur
- Jenderal Andika dan KSAD Dudung Disebut Tidak Harmonis, Effendi Simbolon: Ego Mereka Merusak Tatanan
“Akhirnya terjadi penyimpangan – penyimpangan. Kaya Sumpah Prajurit, Sapta Marga, dan 8 Wajib TNI, jika kalian prajurit tidak memahami artinya Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI,” tutur Dudung.
Menanggapi hal tersebut, Nicho Silalahi pun buka suara menyampaikan komentarnya terhadap Jenderal Dudung.
Menurut Nicho, Jenderal Dudung seharusnya tidak perlu terlalu mengurusi soal agama dan keyakinan seseorang. Sebab, kata dia, tugas Dudung sebagai KSAD adalah menjaga dan melindungi Indonesia.
“Bapak jangan terlalu sibuk ngurusin agama dan keyakinan orang, tugas bapak itu menjaga dan melindungi Ibu Pertiwi dari pihak luar dan dalam yang menggunakan senjata,” cuit Nicho dalam laman Twitter-nya, Minggu 5 Desember 2021.
“noh kaka² Teroris di Papua udah BUNUHI 13 Orang Prajurit, Oh ya kapan bapak Rangkulan dengan Kaka² Teroris Itu?,” tutup Nicho disertai pertanyaan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
