Terkini.id – Belum lama ini Puan Maharani menjadi perbincangan publik usai menanam padi bersama petani hujan-hujanan. Ada banyak sindiran tertuju pada Puan, namun ada juga pembelaan yang didapatnya.
Puan menanam padi hujan-hujanan terjadi di area Persawahan Sendangmulyo, Sleman, DIY, Kamis, 11 Oktober 2021 silam. Meski hujan deras, Puan ikut turun ke sawah untuk menanam padi bersama sejumlah petani perempuan. Menanam padi adalah salah satu rangkaian kunjungan kerja Puan.
Melansir detikcom, selama menanam bibit padi, Puan juga berdialog dengan petani. Mengenakan caping dan sepatu khas petani, Puan sesekali berbicara menggunakan bahasa jawa.
“Piro nek panen (berapa banyak kalau panen?), dijual neng endi (dijual ke mana?)” kata Puan bertanya ke para petani.
Para petani pun menjawab pertanyaan Puan. Mereka juga membicarakan sejumlah kendala yang dihadapi para petani selama ini, termasuk soal pupuk dan jalur distribusi saat panen.
- Hasto Kristiyanto dan Puan Hadiri Acara di Istora Senayan
- Nikita Mirzani ke Puan Maharani: Bisa Enggak PDIP Anteng Aja, Puyeng!
- DPR Siap Laksanakan Putusan MK Terkait Sistem Pemilu
- Ketua DPR RI Puan Maharani Soroti Kasus KDRT yang Marak Terjadi
- CEK FAKTA: Suami Puan Maharani Terjerat Korupsi, Gunakan Elite Partai
Sindiran untuk Puan
Aksi Puan Maharani menanam padi rupanya menarik perhatian mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti. Dengan emotikon tangan menelungkup, Susi menyebut biasanya petani tidak menanam padi hujan-hujanan.
“Biasanya petani menanam padi tidak hujan hujanan,” kata Susi di Twitter.
Cuitan Susi disambar anggota Komisi I DPR RI Fadli Zon. Fadli Zon menyinggung pencitraan 4.0.
“Belum belajar pencitraan 4.0?” kata Fadli di akun Twitter-nya.
Fadli Zon mengatakan komentarnya tersebut tak perlu dijelaskan kembali. Fadli Zon membiarkan publik menilai cuitannya tersebut.
“Tidak usah dijelasin, itu sudah sangat terang benderang,” ujarnya.
Menurut Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019 ini, publik dapat mengimajinasikan komentarnya soal aksi Puan Maharani menanam padi saat hujan.
“Lebih bagus begitu kan, lebih artistik. Jadi orang ada imajinasi. Jangan semuanya didetailkan, dijelaskan,” imbuhnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
