Duh! Ketahuan Pakai dan Jual-Beli Sabu, 4 Pejabat Pemkot Makassar Diciduk Polisi

Terkini.id, Jakarta – Kabar cukup mengejutkan datang dari empat pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Sulawesi Selatan, yang diciduk polisi karena ketahuan pakai dan jual-beli sabu.

Oleh karenanya, empat pejabat tersebut kini sedang dalam pemeriksaan intensif pihak aparat kepolisian.

“Iya, benar. Sementara baru empat orang,” papar Kapolrestabes Makassar Kombes Witnu Urip Laksana pada Sabtu ini, 24 April 2021, dikutip terkini.id dari detikcom. 

Baca Juga: Pertama di Indonesia, Pemerintah Kota Makassar Ukur Kekebalan Tubuh Warganya...

Untuk saat ini, Witnu belum merinci secara persis posisi dari keempat pejabat Pemkot Makassar tersebut.

Namun, Kombes Witnu menyebut bahwa penangkapan dilakukan pada Jumat malam kemarin, 23 April 2021.

Baca Juga: Agar PPKM Mikro Lebih Efektif, Epidemiologi Unhas: Perketat Pintu Masuk...

“Tadi malam jam 22.00 (WITA),” sambung Witnu.

Informasi yang dihimpun, dua pejabat merupakan asisten dan salah satu kabag di Pemkot Makassar.

Lalu dari yang diamankan, dua di antara pejabat Pemkot Makassar tersebut berinisial Y dan S.

Baca Juga: Antisipasi Varian Baru Covid Masuk Ke Makassar, Ini Yang Akan...

“(Dua orang lainnya) atas nama S dan IM,” terang Witnu lagi.

Saat ditanya lebih lanjut mengenai status keempat orang yang diamankan, Kombes Witnu mengungkap pihaknya masih terus melakukan pengembangan kasus.

“Sementara masih pengembangan, segera dirilis,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan menerangkan keempat pejabat Pemkot Makassar itu ditangkap lantaran memakai dan membeli sabu.

Empat pejabat tersebut adalah Asisten 1 Pemkot Makassar yang bernama Sabri dan tiga orang lainnya adalah para kabag.

“Satu asisten, Pak Sabri. Yang lain para kabag,” kata Zulpan kepada detikcom pada kesempatan berbeda, dilansir terkini.id pada Sabtu, 24 April 2021.

Menurut Zulpan, Sabri dan seorang kabag ditangkap saat memakai sabu di rumahnya di Makassar pada Jumat malam sekitar pukul 22.00 WITA.

Sementara dua kabag lainnya diinformasikan ditangkap saat tengah membeli sabu.

“Ditangkap di dua TKP, Sabri ditangkap lagi makai di rumahnya, yang satu lagi (saat) membeli sabu-sabu,” tutur Zulpan.

Zulpan belum menjelaskan apakah keempat pejabat yang diamankan bersepakat memakai sabu bersama-sama atau memakainya secara terpisah.

“Mereka mengenal karena satu kantor, kan. Dua di rumah, dua di luar. Apakah janjian, kita tidak tahu, masih diperiksa,” tutupnya.

Bagikan