“Dengan meningkatnya jumlah produksi kain khas Kajang, maka tentu pendapatan masyarakat juga dapat meningkat,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Bulukumba Andi Herfida Attas mengemukakan, pelatihan tersebut dalam rangka mendorong produktivitas kerajinan khas lokal Bulukumba yaitu tenun Kajang dan Sarung Pantai Bira.
Dikatakan tenun Kajang selama ini terbatas produksinya, sehingga kadang susah didapat apalagi jika ada pesanan dari luar.
Sedangkan sarung Pantai Bira diharapkan menjadi oleh-oleh khas pantai Bira bagi pengunjung di kawasan wisata pantai pasir putih tersebut.
“Pantai Tanjung Bira sudah dikenal, makanya kita lengkapi dengan produksi sarung pantai Bira sebagai produk khas lokal Bulukumba,”bebernya.
Ketua Panitia, Andi Elvira Jayanti menyampaikan pelatihan dan bantuan itu hanya stimulan.
“Diharapkan ke depan ada sinergitas pemerintah daerah, pemerintah desa, maupun Dekranasda dalam memberikan pendampingan kepada para pelaku usaha yang dilatih,”tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
