Disnaker Sebut Tukang Bangunan Asal Makassar Kalah Bersaing dengan Pekerja Migran

Disnaker Sebut Tukang Bangunan Asal Makassar Kalah Bersaing dengan Pekerja Migran

K
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan menyebut pekerja asal Makassar kalah bersaing dengan pekerja migran.

Pasalnya, tenaga kerja konstruksi atau tukang bangunan yang berasal dari Kota Makassar masih banyak yang belum bersertifikat. 

Alhasil, sebagian besar proyek yang ada di Makassar diisi oleh pekerja migran.

“Para pekerja juga enggan untuk mengikuti pelatihan kerja. Rata-rata pekerja yang begitu saat kita mau sertifikasi, mereka agak tidak mau menerima,” kata Irwan, Selasa, 15 Juni 2021.

Sejauh ini, ia mengaku sudah berupaya agar tukang batu bisa disertifikasi melalui pelatihan kerja. 

Baca Juga

Sehingga, kontraktor proyek di Makassar bisa memprioritaskan pekerja dari Makassar ketimbang pekerja dari luar daerah.

“Perlu ada pemahaman, jadi perlu ada tahap sosialisasi. Itu yang kita lakukan agar mereka dapat disertifikasi,” ujarnya.

Irwan mengatakan sudah menganggarkan pelatihan sertifikasi untuk tukang bangunan. 

“Masa kita mau kalah sama pekerja di luar Makassar,” tutur Irwan.

Sebelumnya, pekerja migran sempat menjadi sorotan lantaran dinyalakan positif saat bekerja di Proyek Apartemen 31 Jalan Sudirman.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.