Dispar Makassar Cari Penyebar Hoaks Surat Edaran Penutupan THM

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Makassar, Rusmayani Madjid

Terkini.id, Makassar – Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar Rusmayani Madjid menyebut dirinya tengah memburu penyebar hoaks berupa pemalsuan tanda tangan ihwal larangan beroperasi Tempat Hiburan Makassar (THM).

Maya mengatakan bila pelaku telah ditemukan, maka pihaknya akan melaporkan ke pihak berwajib untuk diproses secara hukum. 

Termasuk pegawai atau jajaran Dispar yang ikut terlibat. Sanksi pemecatan tengah disiapkan jika terbukti.

“Saya sementara cari itu orangnya, dan akan persoalkan secara hukum. Jadi itu tidak benar. Kalau itu staf saya, akan dipecat,” kata Maya, sapaanya, di Balai Kota Makassar, Rabu, 12 Agustus 2020.

Pemalsuan tanda tangan tersebut tercantum dalam surat edaran larangan izin operasi bagi THM di Makassar.

Menarik untuk Anda:

Adapun usaha hiburan yang dimaksud, yakni klub malam, diskotek, Pub, tempat karaoke, panti pijat refleksi dan bioskop.

Selain itu, bentuk penyelenggaraan resepsi pernikahan yang dilakukan di hotel dan balai pertemuan belum diperbolehkan.

Dalam surat tersebut ditegaskan bahwa Tim Gugus Tugas akan menutup paksa usaha yang melanggar ketentuan.

Maya mengatakan dirinya belum pernah melihat surat yang dipalsukan tersebut. Kendati begitu, ia mengatakan tengah mencari dan mendalami motif pelaku.

Maya menyebut, setiap kali hendak mengeluarkan kebijakan, seperti surat larangan, pihaknya selalu membangun koordinasi dengan gugus tugas dan Penjabat Wali Kota Makassar terlebih dahulu.

“Karena harus koordinasi ke gugus tugas dan pimpinan. Bahasanya seperti apa. Saya tidak tahu apa motifnya (pelaku pemalsuan)” pungkasnya.

Rusmayani mengaku menemukan kejanggalan dalam surat tersebut. Formatnya diduga dipalsukan dengan cara di-scan.

Pihaknya memastikan tidak pernah menandatangani surat edaran sebagaimana tercantum dalam pesan berantai yang beredar.

“Kita tidak pernah tandatangani. Itu saya liat dipalsukan dengan scan. Ini surat edaran tidak bisa langsung keluar, pasti kita koordinasi dulu dengan gugus tugas dan pimpinan karena menyangkut hidup orang banyak,” pungkasnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Bahas Peran Media Dalam Kebangkitan Islam, Satu Ide Literasi Gelar Tarbiyah Online

Ngamuk ke Petugas Saat Razia Masker, Wanita di Makassar: Saya Ini Tidak Waras

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar