Terkini.id, Jakarta – Penanganan minyak goreng terus berlanjut, mengingat beberapa bulan terakhir minyak goreng di tanah air mengalamai kelangkaan setali dengan harga yang mahal.
Untuk memastikan distribusi, Kementerian Dalam Negeri menggelar rapat koordinasi untuk memastikan kelancaran distribusi minyak goreng tersebut.
Rapat koordinasi ini menghadirkan dua pos jajaran Kementerian yakni, Kementerian Perindustrian dan Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi. Pertemuan ini berlangsung di gedung Aula Kemendag Senin 23 Mei 2022 pukul 14:30.
Namun, dalam rapat tersebut Pak.Luhut tidak hadir hanya di wakili oleh Deputi Bidang Investasi dan Pertambangan Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Septian Hario Seto.
Paparnya Septian Hari seto mengatakan, pihaknya hanya membantu dalam penanganan persoalan minyak goreng di dalam negeri.
Penunjukkan ini disampaikan langsung oleh Presiden Jokowi.”Tiba-tiba Presiden (Jokowi) memerintahkan saya untuk mengurus minyak goreng. Jadi, sejak tiga hari yang lalu, saya mulai menangani masalah minyak kelangkaan minyak goreng. Kata Luhut, dikutip dari Kompas.com senin 23 Mei 2022.
Penanganan distribusi migor ini kembali dipercayakan kepada Luhut Binsar Pandajaitan, pengawalannya kali ini berbasis aplikasi yang kemudian dalam pendistribusian menggunakan KTP, seperti yang diungkapkan Direktur Jenderal Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan.
“Kita kan sudah ada system aplikasi untuk distribusi minyak goreng lewat SiMirah yang harus pakai KTP, nah kita ngembangin sistem baru lagi ngembangin system baru lagi atau aplikasi SiMirahnya diperkuat biar enggak hanya pakai KTP tapi pakai NIK. Kata Pak, Luhut NIK aja, makanya di bantuin.
Luhut dinggap memiliki pengalaman dan kapabilitas dalama menangani distrubusi minyak goreng tersebut.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
