Ditangkap, Ini Identitas Pria yang Viral Gegara Injak Kitab Alquran

Alquran
Pria di Garut injak Alquran. (Foto: Facebook)

Terkini.id, Garut – Polisi berhasil mengungkap kasus dugaan pelecehan agama yang dilakukan oleh seorang pria di Garut. Pria itu diduga menginjak Alquran.

Sebelumnya, kasus tersebut heboh di media sosial usai seorang pengguna Facebook bernama Merana Hati Merana mengunggah foto seorang pria tengah menginjak kitab suci umat Islam itu.

Dari hasil penyelidikan Polres Garut, pelaku diketahui bernama Hary Kurniawan.

“Kita langsung lakukan penelusuran melalui dua akun media sosial facebook, yaitu Deni Suherman dan Hary Kurniawan. Kemarin (30/12) yang bersangkutan kita amankan di rumahnya. Kita langsung buatkan laporan tipe A,” kata Kapolres Garut AKBP Dede Yudi Ferdiansyah, seperti dilansir dari Merdeka, Selasa, 31 Desember 2019.

Menurut penyelidikan, pelaku tidak menginjak Alquran melainkan kitab Majmu Syarif Kamil yang di dalam isinya ada penggalan ayat-ayat Alquran.

Baca juga:

“Berdasarkan hasil penyelidikan, setelah kami selidiki, ternyata yang diinjak itu bukan Al-Qur’an, melainkan buku Majmu Syarif,” ujar Dede.

Saat ditampilkan ke publik, Hary tampak mengenakan kaos lengan pendek berwarna merah bercorak kuning dan celana training.

AKBP Dede mengatakan, Hary ditangkap di rumahnya yang terletak di Kecamatan Karangpawitan, Garut, pada Senin 30 Desember 2019.

“Yang bersangkutan diamankan kemarin sore,” ujar Dede.

Pelaku, kata Dede, merupakan seorang duda yang bekerja sebagai sopir ojek online. Warga Garut itu kini sudah ditetapkan menjadi tersangka.

Komentar

Rekomendasi

Alhamdulillah, Dua Pasien Covid-19 Asal Bulukumba Sembuh

Dituduh Gelapkan Dana Investasi, Ustaz Yusuf Mansur Digugat ke Pengadilan

Kejam! Warga Beri Nanas Berisi Petasan ke Gajah yang Hamil, Mati Usai Mulut Meledak

Mantri-Perawat Senior di Sidrap Meninggal Dunia karena Covid-19

Alasan Jusuf Kalla Mengapa Masjid Harus Pertama Dibuka: Tertinggi Ketuhanan yang Maha Esa

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar