Ditembak Tentara Israel, Bocah Palestina Ini Harus Kehilangan Mata Kirinya

Palestina
Bocah Palestina korban tentara Israel. (Foto: Ilustrasi)

Terkini.id, Jakarta – Tentara Israel belum lama ini kembali melepaskan tembakan terhadap warga Palestina. Serangan tersebut melukai seorang bocah berusia 8 tahun di Kota Isawiya.

Peristiwa penembakan bermula saat sang bocah bersama kakaknya pulang dari sekolah.

Saat keduanya berjalan di wilayah Kota Isawiya, tentara Israel yang menduduki wilayah tersebut langsung melepaskan tembakan ke arah bocah ini.

Hal itu diketahui dari unggahan video ayah sang bocah yang dirilis oleh kelompok non-pemerintah, Wadi Hilweh Information Center.

Akibat tembakan itu, bocah bernama Malek ini mengalami cedera otak dan harus kehilangan mata kirinya.

“Malek mengalami luka serius. Ia lolos dari maut, namun kehilangan penglihatannya di bagian mata kiri,” kata sang ayah lewat video, seperti dilansir dari Kantor Berita Anadolu, Rabu, 19 Februari 2020.

“Dia dinyatakan sembuh dari cedera otak, namun tak bisa melihat lagi di bagian mata kirinya, bahkan jika itu tidak diangkat, sebab itu pendarahan dalam,” sambung ayah dari bocah itu.

Pihak rumah sakit setempat dilaporkan tak mampu menyembuhkan luka di bagian mata kiri sang bocah.

“Terdapat risiko eradikasi total dari mata, dalam kasus tersebut pihak rumah sakit tak mampu menyembuhkan luka dalam di bagian mata kiri,” ujarnya.

Sebelumnya, pasukan Israel juga menembak mati tiga warga Palestina yang menyusup lewat perbatasan Israel dan Gaza pada Januari 2020, lalu.

Ketiga warga Palestina tu ditembak setelah melemparkan alat peledak ke tentara Israel yang berjaga.

Menurut laporan AFP, militer Israel menyebut ketiga warga Palestina itu menyusup ke dalam wilayah Israel dari Gaza.

Militer Israel juga mengakui bahwa pasukannya melepaskan tembakan ke arah ketiga warga Palestina itu.

Komentar

Rekomendasi

Tak Hanya PM Inggris, Ratu Elizabeth Juga Dikabarkan Terpapar Corona

Perdana Menteri Inggris Positif Terpapar Covid-19

Soal Covid-19, Presiden Jokowi Ajak Negara G20 “Perang”

Pangeran Charles Terinfeksi Virus Corona

WHO Sebut AS Berpotensi Jadi Pusat Penularan Corona ke Seluruh Dunia

Viral, Dokter Ini Tak Mau Pulang dan Cuma Bisa Lihat Anaknya dari Luar Pagar

Cegah Corona, Negara Ini Larang Warganya Ngumpul Lebih dari 2 Orang

Puluhan Ribu Warganya Positif Corona, Negara Ini Ubah Pusat Perbelanjaan Jadi RS

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar