Setiba di rumah, A membukankan laptop dan memberikan headset kepada korban kemudian pelaku A mencekik korban dari belakang serta membenturkan korban ke tembok sebanyak tiga sampai lima kali lalu mengikat kaki korban dan memasukan ke dalam kantong plastik warna hitam.
Tubuh korban yang dibungkus plastik itu kemudian dibuang pelaku di bawah jembatan Jalan Inspeksi Pam Timur, Waduk Nipah-Nipah, Makassar.
Atas kejelian dan kecepatan petugas dalam bertindak, sehingga pelaku kasus pembunuhan anak di bawah umur itu dapat diungkap polisi.
Kedua tersangka ditangkap oleh Resmob Polsek Panakkukang yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Iptu Afhi Abrianto S.Tr.K,M.H didampingi Panit 1 Reskrim Ipda Ahmad Syamsuri Hajar S.H dan Panit 2 Reskrim Iptu Fahrul SH.MH dengan membuka CCTV di depan Indomaret tersangka menjemput korban menggunakan sepeda motor.
Saat ini, kedua tersangka ditahan Polrestabes Makassar bersama sejumlah barang bukti berupa 1 unit handphone merk Vivo Y 15s warna biru dan 1 unit handphone merk Realme 9a warna biru milik A.
Sementara itu, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budhi Haryanto mengatakan kasus ini berawal dari laporan orang tua korban. Fadli dinyatakan hilang sejak hari Minggu, 8 Januari 2023.
Pihak kepolisian kemudian melakukan penyelidikan dan menemukan anak tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia. Saat dilakukan pengembangan, bocah tersebut diketahui dibunuh oleh dua tersangka yakni A (17) dan F (14).
Terkait motif tersangka, Kombes Budhi mengungkapkan bahwa tersangka A membunuh korban lantaran ingin menjual organ tubuh korban. Ide tersebut didapatkan pelaku dari internet.
“Pergaulan tersangka ini diwarnai dengan hal negatif. Contohnya, tersangka mengkonsumsi konten negatif di internet tentang jual beli organ tubuh,” kata Kombes Budhi.
Kendati demikian, Kombes Budhi menegaskan bahwa di Kota Makassar tidak ada sindikat penjualan organ tubuh. Oleh karenanya, ia meminta masyarakat agar tidak panik.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
