Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dituding mempolitisasi izin pembangunan Stadion Mattoanging. Sebab, tak mengizinkan pembangunan stadion dengan kapasitas di atas 15 ribu penonton.
“Kalau 20 ribu Pemprov harus tembuskan stadion ke jalan Ratulangi. Insya Allah saya akan pertanggungjawabkan itu,” kata Danny, Kamis, 1 April 2021.
Bila Pemerintah Provinsi menyanggupi itu, Danny mengatakan tak akan menunggu lama untuk meneken izin Amdal Lalin pembangunan tersebut.
“Jangankan 2 hari, 1 hari langsung saya tanda tangan, tentu sesuai proses. Kira-kira begitu pengandaiannya” ujarnya.
Danny mengatakan seluruh kebijakan yang dia putuskan merujuk pada aturan, bukan karena tak mencintai stadion atau sepak bola.
- Wali Kota Munafri dan Warga Makassar Salat Istisqa Bermunajat Memohon Hujan di Tengah Kemarau Panjang
- Wali Kota Makassar Raih Pemimpin Daerah Award 2026, Satu-satunya dari Sulsel
- Munafri Ungkap Lontara Plus, Super App yang Satukan 358 Aplikasi Pemkot Makassar
- Musim Kemarau, Wali Kota Makassar Ingatkan Warga Waspadai Kebakaran
- Appi Tinjau SPAM Cambaya, Pemkot Makassar Siapkan 13 Titik Baru Hadapi Kemarau
“Wali Kota bodoh kalau dibikinkan stadion baru dia tidak mau,” kata Danny.
Selain itu, Danny membantah bahwa hal tersebut dilatarbelakangi urusan politik. Ia mengatakan segala kebijakan lahir berdasarkan aturan.
“Ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan politik. Kenapa? Ini hubungannya dengan kapasitas,” sebutnya.
Sebelumnya Danny menghitung kapasitas jalan di area Gedung Stadion hanya bisa menampung 15 ribu penonton.
“Seolah-olah stadionnya mau jadi kemudian saya larang. Jadi sayalah yang menghalangi stadion,” ucapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
