Terkini.id, Jakarta – Akun Twitter @digeeembok dilaporkan ke polisi oleh Vice President (VP) Awak Kabin Garuda Indonesia Roni Eka Mirsa atas dugaan pencemaran nama baik.
Adanya laporan tersebut dibenarkan Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta AKP Alexander Yurikho. Ia mengatakan, laporan dari Roni Eka Mirsa telah diterima oleh pihaknya.
“Laporannya ada. Terkait merasa dicemarkan nama baiknya pelapor,” kata AKP Alex, seperti dilansir dari Detik, Rabu, 11 Desember 2019.
Diketahui, akun Twitter @digeeembok mengunggah cuitan yang menyebut Roni Eka Mirsa sebagai germo atas dugaan prostitusi di maskapai Garuda Indonesia.
Tak hanya Roni, akun tersebut juga menyebut nama mantan Dirut Garuda Ari Akshara dan Heri Akhyar.
- Garuda Indonesia Umrah Festival Resmi di Makassar, Ada Cashback Hingga Rp2,5 Juta
- 4 Pemberi Kredit ke Garuda Setuju Restrukturisasi Kredit, Erick Thohir: Masih Ada 35 yang Dibujuk
- Singgung Jokowi Soal Garuda, Nicho Silalahi: Berani Gak Lo Terima Tantangan Rizal Ramli
- Maskapai Garuda-Lion Air Rute Kupang Tutup Sementara
- Garuda Sedang Kritis, Komisaris Ini Minta Honornya Dihentikan: Sedikit Meringankan
“Gerombolan Ari Akshara, Heri Akhyar dan Roni Eka Mirsa adalah TRIO LENDIR. Roni Eka Mirsa aka ‘PROVIDER’ paham banget manfaatin celah Pramugari untum jadi santapan direktur atau setoran ke Pejabat,” cuit akun @digeeembok.
“Germo Jahat bernama: Roni Eka Mirsa,” sambungnya.
Sebelumnya, akun Twitter @digeeembok juga mengunggah cuitan tentang dugaan prostitusi di maskapai pelat merah tersebut.
‘’Germo Jahat yang memperlakukan pramugari sebagai ‘pelacur’ adalah seorang VP Awak Kabin Garuda. Teman-teman dekatnya atau pilot-pilot senior memanggil dia dengan panggilan ‘Provider’. Mau tahu siapa dia? Pak @erickthohir nih kualitas pegawai BUMN dah kaya germo,” cuit akun @digeeembok.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
