Dituduh Maling Mobil! Polisi Tetapkan 4 Tersangka Kasus Pengeroyokan Kakek Hingga Tewas

Terkini.id, Jakarta – Meninggalnya seorang kakek bernama Wiyanto Halim (89) usai dikeroyok massa di daerah Pulogadung Jakarta Timur menimbulkan luka tersendiri.

Pasalnya sang kakek difitnah telah mencuri mobil yang dikendarainya.

Atas tindak kejahatan itu polisi telah menetapkan empat orang tersangka yang harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca Juga: Sebelum Jadi Tersangka! Polda Metro Jaya Sebut Telah Upayakan Mediasi...

“Tersangka sampai malam ini sudah ada empat,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan Senin 24 Januari 2022.

Terkait peran keempat tersangka itu, Zulpan masih belum berkenan mengatakannya karena masih berada dalam tahap pemeriksaan.

Baca Juga: Terungkap! Begini Kronologi Kecelakaan Anak Gubernur Kaltara dan Kader PSI

Selain itu hingga kini polisi telah memeriksa sebanyak 14 orang dalam kasus pengeroyakan yang menewaskan korban. Satu diantaranya merupakan provokator yang meracuni massa dengan teriakan maling.

“Diantara 14 orang yang diperiksa ada satu yang motornya diserempet dan kemudian dia melakukan provokasi dengan teriakan maling. Sehingga orang disekitar mobil tersebut menduga mobil yang dicuri atau orang yang didalamnya pelaku curanmor,” ujar Zulpan dilansir dari beritasatu.com.

Zulpan kemudian membeberkan bahwa provokator tersebut adalah orang yang diserempet oleh korban. Ia pun telah mengakui perbuatannya dalam menebar provokasi.

Baca Juga: Terungkap! Begini Kronologi Kecelakaan Anak Gubernur Kaltara dan Kader PSI

“Pemilik motor yang disenggol tersebut mengakui memprovokasi dengan teriakan maling, sehingga mengakibatkan orang-orang di sekitar berempati dan mengejar secara beramai-ramai dengan menggunakan motor terhadap korban,” ungkap Zulpan.

Tetapi menurut Zulpan sang provokator belum ditetapkan sebagai tersangka.

“Masih diperiksa. Tetapi dia sudah mengakui dia meneriakkan maling,”ujarnya.

Diketahui sebelumnya sebuah video yang memperlihatkan sekelompok warga mengejar sebuah mobil. Tampak warga kelihatan emosi ditambah teriakan dari seorang provokator.

Peristiwa tersebut terjadi di hari Minggu 23 Januari 2022 dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Polisi yang tiba di lokasi kejadian mendapati mobil tersebut telah rusak parah dan pengendaranya diamuk massa.

Korban sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tidak dapat tertolong lagi.

Bagikan