Terkini.id,Makassar – Setelah sukses menggelar Pembinaan dan Pengembangan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di Kelurahan Bangkala Kecamatan Manggala, Rabu 12 Juni 2019 lalu, Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar kembali menghelat Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) di kelurahan Katimbang kecamatan Biringkanaya Jumat, 14 Juni 2019.
Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Kota Makassar, Dra. Hj. Sri Sulsilawati, M.Si beserta Kepala Bidang dan Staf Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar.
Adapun pemateri dalam kegiatan ini adalah Rahmansyah Jamal dari PT NASA (Natural Nusantara) yang juga sebagai produsen pupuk organik, Mansyur, SP dan Rustam, SP selaku penyuluh pertanian dari Dinas Pertanian dan Perikanan (DP2).
Kepala Dinas Ketahanan Kota Makassar, Dra. Hj. Sri Sulsilawati, M.Si dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini mempunyai potensi untuk mengarah ke bidang industri jika antara masyarakat setempat bisa bekerjasama dengan baik sekaligus mempererat tali silaturahim.
“Acara ini berpotensi ke bidang industri. Berharap juga pemanfaatan pekarangan untuk KRPL dan P2KP ini mendapat apresiasi yang baik di masyarakat, bukan hanya yang di makan, tapi untuk di produksi sebagai upaya percepatan kesejahteraan masyarakat atau keluarga,” jelasnya.
Sementara itu, Ferdi Mochtar, S.Pt, M.Sc, Ph.D selaku Kabid Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan menyampaikan bahwa potensi vital pemenuhan kebutuhan pangan secara langsung melalui pemanfaatan lorong/pekarangan menjadi lahan produktif dan menguntungkan secara ekonomis.
“Hal ini bisa terwujud apabila digerakkan secara mandiri dan berkelanjutan. Selain itu beberapa kelompok yang digerakkan dengan baik melalui koordinasi yang intensif dengan pihak pemerintah setempat,” tuturnya.
Ia menyampaikan bahwa partisipasi aktif masyarakat berdampak positif bagi masyarakat dengan tidak tergantung secara terus menerus belanja sayur di pasar, tetapi cukup diproduksi di lorong. Disamping itu, pemenuhan kebutuhan pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman dapat terpenuhi.
“Bantuan itu akan bermanfaat jika anggota kelompok seluruhnya terlibat dalam memanfaatkan semua lorong produksi dan partisipasi aktif dari penyuluh,” lanjutnya.
“Keterlibatan pihak swasta dari PT NASA diharapkan dapat melakukan pendampingan teknis kepada kelompok tentang metode budidaya, sehingga produksi organic yang disalurkan dapat diterapkan dan menjamin kepastian kelompok,” sambungnya.
Ia juga menambahkan bahwa masyarakat biasa hanya sekedar hobi dalam menanam tanaman pangan.
“Dari hobi ini, jika ditekuni bisa mendapatkan keuntungan ekonomi yang bagus,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
