Terkini.id, Jakarta – Dokter Tifauziah Tyasumma atau dikenal dengan Dokter Tifa, buka suara terkait penambahan tiga jenis vaksin imunisasi rutin oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Dokter Tifa terkait penambahan tiga jenis vaksin ini lantas mengeluarkan sindirannya dan mengatakan hal ini dilakukan untuk melawan penyakit hantu.
Dalam cuitannya di media sosial Twitter yang dilihat pada, Sabtu 16 Juli 2022, Dokter Tifa menyinggung mengenai penambahan vaksin untuk bayi dan anak.
Sehingga dengan dilakukannya penambahan tiga jenis vaksin, maka Dokter Tifa menyebut total keseluruhan dari vaksin yang diterima oleh bayi dan anak sebanyak 14 vaksin wajib.
Dengan ditambahkannya dosis untuk bayi dan anak, Dokter Tifa menyebut penambahan ini sebagai bentu antisipasi dan perlawanan terhadap penyakit hantu.
Dokter yang dikenal kritis terhadap pemerintah ini pun lantas menyebutkan jika terus ada penambahan, dirinya pun lama-lama akan menjadi anti vaksin.
“Kalau setiap kali tambah lagi 3 vaksin wajib untuk bayi dan anak, sehingga total vaksin yang harus diterima Bayi dan Anak ada 14 vaksin wajib. Untuk melawan penyakit hantu yang tidak bisa dilawan. Lama-lama saya bisa jadi anti vaksin juga ini”, kata Dokter Tifa

Penambahan tiga jenis vaksin ini dilakukan Kemenkes untuk bayi dan anak dimana program ini akan menggratiskan masyarakat untuk mendapat vaksin.
Adapun vaksin ini akan ditujukan kepada Imunisasi dasar lengkap pada bayi usia 0-11 bulan. Kemudian imunisasi lanjutan bayi usia 18-24 bulan.
Kemudian vaksin ini juga akan diberlakukan untuk imunisasi lanjutan anak sekolah dasar pada program tahunan bulan imunisasi nasional.
Penambahan tiga imunisasi ini adalah vaksin Pneumococcal Conjugate Vaccine (PVC), Vaksin Rotavirus, dan Vaksin Human Papilloma Virus (HPV).
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
