Terkini.id, Jakarta – Nahdlatul Ulama (NU) didorong The Independent Community for Peace and Hummanity memiliki badan usaha sendiri.
Koordinator The Independent Community for Peace and Hummanity, Marwan Jafar, mengatakan badan usaha tersebut bisa memperkuat NU dalam membangkitkan ekonomi umat berbasis kelembagaan.
“Hal tersebut sangat penting sebagai pengejawantahan spirit gerakan Nahlatut Tujjar yang menjadi cikal bakal lahirnya NU dan menjadi kebutuhan mendesak bagi umat Nahdliyin yang mayoritas di pedesaan dan miskin,” kata Marwan, Sabtu, 15 Agustus 2020 seperti dikutip dari Antara.com.
Anggota DPR RI ini menilai semangat Nahdlatut Tujjar atau kebangkitan saudagar yang digelorakan oleh Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari sebelum lahirnya NU masih sangat relevan untuk diteruskan di masa kini sebagai alat gerakan konsolidasi ekonomi masyarakat.
“NU harus bikin semacam Badan Usaha Milik NU yang bergerak bidang ekonomi, semacam holding dan dikelola secara kelembagaan NU untuk menjawab problem ekonomi umat dan masyarakat,” ujarnya.
- Bupati Gowa Minta Penundaan Paripurna Penyerahan Ranperda LPJ APBD 2025
- Beasiswa Kalla Kolaborasi LLDIKTI Wilayah IX Perluas Akses Pendidikan Bagi Mahasiswa PTS Sulawesi
- Bupati Jeneponto Paris Yasir Roadshow Salurkan Seragam Sekolah Gratis
- Raport Merah APBD 2025: DPRD Sulsel Temukan SiLPA Rp208 Miliar, Desak Evaluasi Total OPD
- Hari Kedua Jamsostek Award Sulsel 2026, Perusahaan dan Pemda Paparkan Inovasi Perluas Perlindungan Pekerja
Mantan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi ini juga mengaku sangat prihatin atas keberadaan ekonomi warga Nahdliyin dan masyarakat yang mayoritas kelas menengah ke bawah, kaum tani, buruh, pelaku UMKM dan tinggal di pedesaan.
“Mereka belum beranjak dari garis kemiskinan, apalagi ditambah kondisi pandemi COVID-19 mendera negeri ini,” ujarnya.
Adanya lembaga ekonomi milik NU, kata Marwan, nantinya bisa menyebar hingga ke desa-desa akan menjadi wadah efektif untuk melakukan konsolidasi umat dan masyarakat sekaligus memberdayakan ekonomi mereka.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
