Makassar Terkini
Masuk

Dorong Pendapatan Daerah, Bapenda Makassar Libatkan Laskar Pajak

Terkini.id, Makassar – Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Kota Makassar Ahmad Kafrawi menerangkan bahwa sumber pendapatan pajak daerah belum memadai untuk mengurangi ketergantungan kepada pemerintah pusat.

Olehnya itu, kata dia, upaya optimalisasi terhadap sumber-sumber pendapatan daerah perlu dilakukan secara terus-menerus.

“Otonomi dan desentralisasi merupakan upaya untuk mendekatkan pemerintah dengan rakyatnya,” katanya di Hotel Asyra, Jalan Maipa Makassar, Jumat, 29 Maret 2019.

Bagi kota metropolitan seperti Makassar, kata dia, pendapatan sektor pajak merupakan sumber pendapatan yang potensial untuk meningkatkan pembangunan.

Selain itu, menurutnya kepala daerah juga turut bertanggungjawab terhadap proses pembangunan di daerah dalam mengoptimalkan penerimaan pajak dan retribusi.

“Pajak sarang burung walet adalah salah satu komponen yang ada dalam PAD, artinya sekecil apapun nilainya, itu adalah komponen yang turut mendukung sehingga kalau mereka taat wajib pajak maka otomatis menambah pendapatan PAD kota,” terangnya.

Tanggapan Bapenda Makassar

Sementara di tempat yang sama, Kepala Bidang Pajak I Aminuddin mengatakan target yang telah ditetapkan Bapenda tahun lalu belum mencapai 50 persen.

“Baru sekitar 40 persen lebih,” katanya.

Selain sosialisasi, Aminuddin juga juga menyebut akan memberi pemahaman kepada laskar pajak untuk lebih menunjang peningkatan pendapatan daerah.

“Laskar pajak ini sangat membantu, ketika ada daerah yang pendapatnya menurun, tetapi dianggap ada potensi, maka kami melibatkan laskar pajak,” ungkapnya.

Pengusaha yang terdaftar pada Bapenda, kata dia, masih kurang, sejauh ini baru sekitar 37, ini belum keseluruhan. Untuk itu dalam waktu dekat akan melakukan pendataan ulang.

“Kita cari potensi-potensi dengan pengusaha burung walet itu,” terangnya.