Dorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah di Sulsel, BI Gelar Seminar PESyar

BI Sulsel
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah di Sulsel, BI Gelar Seminar PESyar

Terkini.id, Makassar – Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPw BI) terus mendorong perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Salah satunya dengan menggelar seminar Pekan Ekonomi Syariah (PESyar) di Ruang Phinisi Kpw BI Sulsel, Kamis, 15 Agustus 2019.

Direktur Eksekutif, Bambang Kusmiarso menuturkan tema seminar PESyar yakni pengembangan ekonomi regional berbasis syariah melalui implementasi perda pembinaan dan pengawasan produk halal.

“Seminar ini adalah rangkaian pekan ekonomi syariah yang puncak acaranya dipusatkan di Trans Studio Mall besok hingga tanggal 18 Agustus,” kata Bambang saat membuka seminar.

“Kegiatan seminar ini untuk menunjukkan komitmen kita dalam mendukung dan memberikan perhatian terhadap pengembangan ekonomi dan keuangan syariah,” sambungnya.

Direktur BI, Endang Kurnia Saputra turut menyampaikan tujuan penyelenggaraan seminar ekonomi syariah ini.

“Tujuan dari PESyar ini adalah untuk mendorong tumbuhnya industri halal, sektor keuangan halal, serta riset dan pengembangan yang jauh lebih tinggi dan lebih besar di Sulsel,” ujar Endang.

“Saat ini sulsel sangat berpotensi untuk menjadi pusat ekosistem halal industri di KTI, ini yang kita dorong,” tambahnya.

Lebih jauh, Endang menyampaikan strategi BI dalam meningkatkan ekonomi syariah. Pertama adalah mendorong halal fashion dan halal tourism. Kedua mengembangkan dan mendorong sektor keuangan syariah. Ketiga, mendorong penelitian dan pengembangan ekonomi syariah.

“Antusias masyarakat menyambut PESyar cukup besar, terutama UMKM. Progresnya pun sudah banyak masyarakat menjadi pelaku ekonomi, hanya saja publikasi perlu kita dorong lagi agar masyarakat lebih tahu,” ucapnya.

Seminar ini melibatkan peserta dari berbagai elemen masyarakat mulai dari pelaku UMKM, akademisi, mahasiswa, dan masyarakat umum.

Hadir sebagai narasumber yakni Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), Sukoso, Asisten Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia, Yono Haryono, Tim penyusun naskah akademik Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) pembinaan dan pengawasan produk halal, Ruslan Renggong serta Ketua PHRI Sulawesi Selatan, Anggiat Sinaga, dan dimoderatori oleh Waspada Santing.

“Harapan dari seminar dari pekan ekonomi syariah ini adalah bagaimana pelaku usaha mengembangkan usahanya agar bersertifikat halal dalam mendukung peningkatan rantai nilai halal (halal value chair),” tutup Endang.

Komentar

Rekomendasi

Prediksi The Economist: Hampir Semua Negara G20 Resesi, Kecuali Indonesia dan 2 Negara Ini

Harga Gula Pasir di Kabupaten Bone Meroket, Begini Temuan di Lapangan

Optimalkan Layanan, BNI Syariah Relokasi Kantor Cabang Veteran Makassar

Kena Pajak Cukai, Harga Kantong Plastik Naik Jadi Rp500 Per Lembar di Minimarket

Jiwasraya dan Window Dressing

Dream Tour-Batik Air Buka Penerbangan Makassar-Jeddah, Bidik 20.000 Jemaah Per Bulan

Edhy Prabowo Genjot Rencana Ekspor Benih Lobster: Saya Tidak Akan Mundur

2020, BI Prediksi Ekonomi Sulsel Bakal Lebih Baik dari Tahun Ini

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar