Dosen PNUP Bersama Pemuda Putus Sekolah di Soppeng Gelar Overhaul Traktor Tangan

PNUP
Dosen PNUP Bersama Pemuda Putus Sekolah di Soppeng Gelar Overhaul Traktor Tangan

Terkini.id, Soppeng – Pemuda putus sekolah bersama mahasiswa dan dosen PNUP melaksanakan turun mesin atau overhaul traktor tangan petani pada Selasa hingga Rabu, 30 April-1 Mei 2019 di Kabupaten Soppeng.

Kegiatan ini adalah salah satu program pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang menjadi agenda tahunan Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) Kemenristekdikti.

Dosen PNUP yang menjadi fasilitator kegiatan ini diketuai oleh Dr Eng Arman ST MT, dan Dr Eng Abdul Kadir Muhammad ST MEng sebagai anggota.

Satu orang PLP yakni Imam Raharjo ST. dan tiga orang mahasiswa PNUP dari Jurusan Teknik Mesin turut mendampingi para peserta selama kegiatan turun mesin berlangsung.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di rumah ketua kelompok Tani Gellengnge Dusun Lawo Kelurahan Ompo Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng.

“Program ini adalah tindaklanjut dari kegiatan yang telah dilaksanakan dengan memberikan pelatihan kewirausahaan dan overhaul mesin traktor petani yang telah dilaksanakan di Makassar.

Dalam kegiatan ini petani membawa 3 mesin traktor tangan yang sudah mengalami rusak berat. Masing-masing kerusakannya adalah traktor yang berasap sangat banyak ketika beroperasi, kurang bertenaga ketika digunakan bahkan salah seorang petani membawa mesin traktor yang sudah tidak pernah beroperasi selama 4 tahun.

Untuk memudahkan pengerjaannya kelompok pemuda didampingi mahasiswa dibagi menjadi tiga kelompok yang diberikan tugas untuk membongkar, memeriksa serta memasang kembali ketiga mesin traktor tersebut.

Pada saat memeriksa mereka kemudian membersihkan sekaligus menganalisa penyebab kerusakan dari mesin traktor yang menajdi tanggungjawab setiap kelompok.

Dosen dan PLP menjadi pendamping terhadap solusi-solusi yang ditawarkan oleh kelompok pemuda dan mahasiswa PNUP tersebut. Dari hasil Analisa yang dilaksanakan mereka kemudian melaksanakan tindakan perbaikan.

Mengingat waktu operasi dari ketiga mesin traktor yang sudah lebih dari 10 tahun bahkan ada yang sudah tidak bisa dihidupkan selama empat tahun, masing-masing kelompok merekomendasikan untuk melaksanakan turun mesin atau overhaul.

Setelah mereka melaksanakan overhaul selama dua hari kerusakan dari ketiga masing-masing traktor tersebut bisa teratasi. Salah satu traktor harus ganti ring piston, yang lainnya harus ganti semua packing baik itu untuk mesin maupun untuk radiatornya.

Dan yang lebih membanggakan adalah mesin yang tidak pernah beroperasi selama 4 tahun karena tidak bisa dihidupkan bisa mereka selesaikan dengan baik.

Apresiasi dari kelompok Tani

Kelompok pemuda dan kelompok Tani sangat senang dan berterima kasih atas diadakannya kegiatan PKM ini. Selain bisa menyelesaikan masalah traktor petani, mereka juga sudah punya pengalaman dalam melaksanakan turun mesin traktor tangan.

Salah seorang pemuda mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat karena adaya teori dan praktek langsung, bahkan mereka akan mencoba untuk menggeluti bengkel mesin traktor untuk memudahkan petani dalam hal alih teknologi.

Berita Terkait
Komentar
Terkini