Dosen Polbangtan Gowa Laksanakan Kegiatan Pengabdian Masyarakat di BPP Model Maros

Tim Dosen Polbangtan Gowa Laksanakan Pengabdian Masyarakat
Tim Dosen Polbangtan Gowa Laksanakan Pengabdian Masyarakat

Pengabdian Masyarakat merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi termasuk Polbangtan Gowa. Salah satu kegiatannya adalah penyuluhan dengan berbagi ilmu dan pengalaman bagi petani dan kelurganya. Bersama dosen dan tim UPPM melakukan kegiatan penyuluhan di Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros tepatnya di Kelurahan Kalabbirang. Kamis (12/11).

Sebanyak 25 Petani berasal dari Kelompok Tani Timbuseng menghadiri penyuluhan termasuk petani milenial serta penyuluh wilayah Bantimurung. Materi yang disajikan adalah tentang “Penggemukan Sapi, Kelembagaan Petani dan Budidaya Padi dan Pengenalan Hama”.

Semangat petani dan penyuluh sangat diharapkan untuk sejalan dengan yang dipesankan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL). Sektor pertanian menjadi andalan dan harapan bahkan tulang punggung. Hal ini “Merupakan tanggung jawab bersama dalam menyediakan pangan bagi 267 juta penduduk Indonesia dan merupakan kekuatan spirit bagi keluarga besar Kementerian Pertanian dan semua pelaku dan pemerhati pembangunan pertanian,” tegas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Di beberapa kesempatan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Prof. Dedi Nursyamsi secara khusus menyemangati Penyuluh Pertanian. Ia mengatakan, mereka harus bekerja mendampingi para petani.

Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) difokuskan pada pengembangan SDM dan kelembagaan petani dengan tujuan untuk mewujudkan SDM pertanian yang kreatif, inovatif, dan berwawasan global, dengen memaksimalkan fungsi dan pesan BPP.

Menarik untuk Anda:

“Penyuluh Pertanian harus aktif dan produktif mendampingi petani agar proses budidaya di lahan sampai masa panen berjalan dengan baik. Jangan sampai ada komoditas pangan yang tertahan. Penyuluh harus memastikan petani tetap menanam, seandainya besok kiamat, maka hari ini harus tetap menanam,” ucap Dedi.

BPP Bantimurung yang menjadi binaan Polbangtan Gowa untuk menjadi BPP Model terus berupaya meningkatkan SDM baik penyuluh maupun petaninya. Kepala UPPM Polbangtan Gowa, Drs. Aminuddin Saade, M.Si, membuka acara dengan memperkenalkan maksud dan tujuan Tim hadir di Kabupaten Maros tepatnya di Kelurahan Kalabbirang.

Aminuddin, juga mengucapkan terima kasih kepada pemda setempat, penyuluh dan petani yang hadir. Utamanya peserta yang sebagian besar petani milenial sebagai penerus tongkat estafet dalam membangun pertanian.

Materi penyuluhan tentang Kelembagaan petani oleh Bapak Drs. Ismail Tandi, M.Si, Penggemukan sari oleh Ibu Dr. Hj. Mihrani Rauf, S.Pt., M.Si, Budidaya tanaman padi Bapak Buaherah, S.ST., MP dan tentang pengenalan hama oleh Bapak Ir. Faisal Hamsah, MP. Materi disajikan secara panel dan dilanjutkan dengan diskusi berupa tanya jawab antara narasumber dan petani. 

Apa yang dilakukan Polbangtan Gowa, membuktikan bahwa pertanian tidak berhenti, guna memenuhi pangan 267 juta jiwa penduduk Indonesia. (MUZ).

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Komitmen Cegah Korupsi dan Tingkatkan Transparansi Kementerian Pertanian

Gelar Webinar, Pendidikan Akuntansi UNM Kembangkan Minat Wirausaha Mahasiswa

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar