Terkini.id, Jakarta – DPR akan segera gelar fit and proper test untuk Jenderal Andika Perkasa sebelum terpilihnya menjadi Panglima TNI.
Hal ini dibeberkan oleh Anggota Komisi I DPR RI, Christina Aryani terkait gambaran fit and proper test yang akan diikuti calon Panglima TNI tersebut.
Dikutip dari Tribunnews, Aryani mengatakan ada beberapa hal yang akan ditanyakan jajaran Komisi I DPR RI kepada Andika Perkasa.
“Soal isu keamanan di Papua, isu-isu seputar keamanan laut, dan tentu saja implementasi dari wacana penghapusan tes keperawanan untuk calon prajurit TNI,” tutur Aryani dalam keterangannya, Kamis 4 November 2021.
Perihal teknis fit and proper test, DPR fraksi Golkar itu menyampaikan jika Komisi I tengah menunggu penugasan dari Bamus untuk mulai menjalankan proses fit and proper test.
- Mengapa Demo Besar-Besaran Terjadi di Seluruh Indonesia Hari Ini?
- Minta Mahfud MD Ungkap Oknum Transaksi Bawah Meja, Sahroni: Langsung Aja, Agar Tidak Jadi Fitnah
- Ketua DPR RI Puan Maharani Soroti Kasus KDRT yang Marak Terjadi
- Golkar Sulsel Target 7 Kursi DPR, 20 Kursi DPRD Provinsi di Pemilu 2024
- Putusan PN Jakpus Tidak Mengikat, DPR: KPU Tetap Lanjutkan Tahapan Pemilu 2024
Ia menambahkan bahwa tes yang harus dilewati oleh Jenderal Andika Perkasa terdiri dari beberapa tahapan.
“Merujuk praktik sebelumnya akan ada proses verifikasi administrasi, verifikasi faktual, uji kelayakan dan kepatutan, serta rapat pleno pengambilan keputusan. Hasil pleno selanjutnya akan dibawa ke Rapat Paripurna DPR RI,” sambungnya.
“Persetujuan DPR terhadap calon Panglima yang diusulkan akan disampaikan kepada Presiden paling lambat 20 hari sejak permohonan persetujuan kami terima, yakni 3 November 2021,” ucapnya.
Aryani juga menjelaskan bahwa terpilihnya usulan nama Jenderal Andika Perkasa dapat membawa angin segar bagi TNI ke depannya.
“Jenderal Andika cukup banyak melakukan terobosan, juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik, humanis serta responsif,” pungkasnya.
Diketahui, Presiden Jokowi telah mengirimkan Surpes kepada DPR RI yang berisikan nama KSAD Jenderal Andika Perkasa sebagai calon Panglima TNI untuk menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto.
Pernyataan itu disampaikan oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani saat menerima surat presiden terkait calon Panglima TNI yang diserahkan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu 3 November kemarin.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
