Terkini.id, Padang – Dokter gigi Romi Syofpa Ismael sebelumnya menjadi heboh di media sosial lantaran pencalonannya sebagai PNS dibatalkan oleh pemerintah.
Kini kasus drg Romi Syofpa Ismael dinyatakan selesai dan ditutup, setelah pemerintah mengembalikan haknya sebagai CPNS di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat.
Meski begitu, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) tetap melanjutkan pemeriksaan terhadap drg Lili Suryani karena terkait dengan etika profesi.
“Tetap kita proses, karena ini terkait dengan etika (profesi),” kata Ketua PDGI Sumbar Frisdawati Boer seperti dilansir dari detikcom, Rabu 7 Agustus 2019.
Lili Suryani merupakan pengganti drg Romi Syofpa Ismael. Dia diduga menjadi penyebab drg Romi sempat dicoret dari CPNS. Dokter gigi Lili dinilai membuat laporan palsu sehingga drg Romi dianulir.
“Untuk persoalan dokter Romi, kita menunggu SK-nya keluar. Kalau SK-nya keluar, semua (laporan dan gugatan hukum) yang sudah kita rencanakan kita kubur dalam-dalam. Kita berdoa saja SK segera keluar,” kata Frisdawati.
“Yang dicabut itu laporan yang lain-lainnya. Kalau (masalah drg Lili) itu kan pelanggaran kode etik. Kalau etik harus dijalani,” tambah Frisdawati.
Frisdawati memastikan PDGI akan terus memproses kasus drg Lili. Dia akan segera melimpahkannya ke PDGI Pusat.
“(Iya), akan tetap dilanjutkan ke PDGI Pusat,” kata dia seperti dilansir dari detikcom.
Dokter gigi Lili Suryani sendiri telah diputus melanggar etika kedokteran setelah menjalani sidang selama hampir enam jam di depan tim Majelis Kode Etik Dokter Gigi Indonesia (MKEDGI) Sumatera Barat yang berlangsung di Sekretariat PDGI Sumbar di kawasan Padang Baru, Selasa 30 Juli 2019 lalu.
Dokter gigi Lili diduga menjadi salah satu penyebab drg Romi Syofpa Ismael dicoret sebagai CPNS, meski telah lulus semua tes sebagai peringkat pertama. Dokter gigi Lili terancam dikenai Pasal 15 ayat 1 dan 2 Kode Etik Dokter Gigi Indonesia dan kini menunggu sanksi dari PDGI Pusat.
Sanksi terberat yang menunggu drg Lili adalah tidak bisa melakukan praktik.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
