Refly Harun Bantah Bayar Rizal Afif Rp7 Juta untuk Ngaku Mantan Napiter, DS: Gua Gak Percaya

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Denny Siregar (DS) menanggapi pakar hukum tata negara, Refly Harun yang membantah membayar Rizal Afif Rp7 juta untuk mengaku sebagai mantan napiter (narapidana teroris).

Denny Siregar terang-terangan menyebut tidak percaya dengan bantahan dari Refly Harun tersebut.

“Ahhhh gua gak percaya,” kata Denny Siregar, sebagaimana dikutip dari akun Twitter pribadinya pada Rabu, 18 Mei 2022.

Baca Juga: Habib Rizieq Mengaku Dapat Pesan dari Rasulullah, Denny Siregar Sindir:...

Bersama pernyataannya, Denny Siregar membagikan berita berjudul “Refly Harun Bantah Bayar Rizal Afif Rp7 Juta Untuk Sampaikan Keterangan Palsu”.

Dilansir dari Tempo, Refly Harun membantah tudingan yang viral di media sosial bahwa ia membayar Abbi Rizal Afif sebesar Rp7 juta untuk menyampaikan keterangan palsu.

Baca Juga: Polemik Wajah Putri Candrawathi, Denny Siregar Sindir: Pesulap Merah, Tolong...

Rizal Afif, yang belakangan tersangkut kasus penculikan dan pencabulan anak, memang pernah diwawancarai oleh Refly dalam podcast di akun YouTube-nya.

Dalam Podcast tersebut, Rizal Afif disebut sebagai mantan narapidana terorisme. Namun, belakakangan polisi mengatakan bahwa Rizal Afif bukanlah mantan napiter.

Baru-baru ini pun, di media sosial viral tudingan bahwa apa yang disampaikan Rizal Afif di Podcast Refly Harun itu memang kebohongan yang telah diatur.

Baca Juga: Polemik Wajah Putri Candrawathi, Denny Siregar Sindir: Pesulap Merah, Tolong...

Salah satu yang menyampaikan tudingan ini adalah pegiat media sosial, Eko Kuntadhi. Ia menyebut Rizal dibayar Rp7 juta untuk berbohong mengaku sebagai mantan napiter podcast YouTube Refly Harun.

Refly Harun membantah hal ini dan mengaku hanya memberikan uang transportasi kepada Rizal usai wawancara di podcast YouTube-nya pada 9 Februari 2022.

Menurutnya, uang transport ini memang selalu ia berikan kepada narasumber yang dianggap membutuhkan.

“Saya kasih uang Rizal sekadarnya saja setelah wawancara itu. Saya lupa berapa persisnya, tapi tidak sampai Rp500 ribu,” kata Refly Harun pada Senin, 16 Mei 2022.

“Ya sekedar ongkos transport yang biasa saya berikan ke narasumber yang secara ekonomi memang saya pandang membutuhkan,” sambungnya.

Refly Harun juga membantah tudingan bahwa wawancara dirinya dengan Rizal itu adalah settingan Bahar bin Smith untuk membantu kasus eks Sekretaris Umum FPI, Munarman yang tersandung kasus terorisme.

Ia bahkan menantang orang yang menyatakan dirinya merekayasa wawancara untuk menemui dirinya langsung. Refly menilai orang ini pasti tidak berani menghadapinya.

“Logika sederhana, kalau wawancaranya di-setting, nggak mungkin live streaming dan durasi wawancaranya 1 jam 18 menit,” ujar Refly Harun.

Bagikan