Dua Investor Temui Bupati Jeneponto, Ini yang Dibahas

Terkini.id, Jeneponto – Investor dari pihak Mitora Grup dan Permata Sarana Mutiara temui  Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar, untuk membahas rencana kerjasama pembangunan.

Hal itu diungkapkan oleh Kabag Protokol dan Komunikasi Setda Kabupaten Jeneponto, Mustaufiq. Kamis, 5 November 2020.

“Kemarin, Rabu 4 November 2020, dua investor bertemu dengan Bupati Jeneponto yakni Mitora Grup dan Permata Sarana Mutiara. Saat menyambut investor itu Bupati didampingi Dandim 1424 Jeneponto, Letkol Inf Gustiawan, Kepala Bappeda M. Masri, Kabag Protokol dan Komunikasi Mustaufiq, Camat Binamu Emil Mattewakkang, dan Camat Tamalatea Hairuddin,” kata Mustaufiq.

Menurutnya, pertemuan itu untuk membahas rencana kerjasama pembangunan di Kabupaten Jeneponto.

“Investor Mitora Grup membahas tentang rencana pembangunan smelter Permata Sarana Mutiara pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE),” jelas Mustaufiq.

Lebih lanjut Mustaufiq mengatakan, “Pembangunan smelter membutuhkan ratusan hektar lahan.  Jadi investor Mitora Grup datang untuk memastikan ketersediaan lahan seluas 400 hektare di kawasan pesisir untuk membangun Smelter termasuk perumahan karyawan dengan memanfaatkan lahan tidur.”  

Menurut Mustaufiq, Bupati Jeneponto sangat merespon rencana investor membangun di Kabupaten Jeneponto.

“Bapak Bupati merenspon hal itu, rencana pembangunan tersebut dapat dilaksanakan di wilayah Kecamatan Binamu dan Tamalatea,” ujar Mustaufiq.

Walaupun Bupati Jeneponto merespon rencana pembangunan yang akan dilakukan oleh dua investor tersebut, namun Iksan Iskandar mengharapkan untuk dilaksanakan sosialisasi di wilayah rencana pembangunan.

“Pemerintah daerah pada prinsipnya siap memfasilitasi sesuai regulasi yang seharusnya, namun Bupati berharap untuk dilaksanakan sosialisasi,” ujarnya.

Terkait kunjungan Komisaris Permata Sarana Mutiara, Nur Aman Hammado dan Manajer Operasional, Kurniati Nursalam, mereka membahas terkait rencana pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) di Jeneponto.

“Bapak Bupati sangat merespon rencana itu, karena dapat memberikan berbagai kemudahan bagi pengusaha dan konsumen bahan bakar, khususnya bahan bakar gas Jeneponto dan daerah tetangga kabupaten penyangga lainnya,” tutup Mustaufiq.

Bagikan