Dua Perempuan Tangguh Jeneponto Raih Prestasi di Sulsel Maraja 2019

Ketua dan Wakil Ketua Dekranasda Kabupaten Jeneponto, Hj Hamsiah Iksan dan Hj Salmawati

Terkini.id,Jeneponto – Ketua dan wakil ketua Dekranasda Kabupaten Jeneponto tampil memukau di fashion show Sulsel Maraja 2019, yang digelar di Hotel Claro, Kamis, 8 Agustus 2019 malam.

Penampilan istri Bupati Jeneponto Iksan Iskandar dan istri Wakil Bupati Jeneponto Paris Yasir mengantarkan Dekranasda Jeneponto  meraih juara pada fashion show Sulsel Maraja 2019.

Ketua Dekranasda Jeneponto Hj Hamsiah Iksan tampil di fashion show kategori penyaji Busana baju bodo dengan mengenakan pakaian adat baju bodo berwarna coklat muda  yang dipadukan dengan sarung sutra kotak warna coklat muda  yang membawanya meraih juara III penyaji busana baju bodo.

Sedangkan Wakil Ketua Dekranasda Jeneponto Hj Salmawati tampil pada kategori penyaji busana baju la’bu dengan mengenakan pakaian adat baju la’bu berwarna hijau bermotif coklat yang dipadukan dengan sarung sa’be warna hijau bermotif kota merah jambu membawanya meraih juara II penyaji Busana Baju la’bu.

Penampilan kedua perempuan tangguh Butta Turatea itu menarik  juri dan penonton di di Ballroom Sandeq Hotel Claro Makassar.

“Alhamdulillah, dengan izin Allah SWT tadi malam kami berdua bisa tampil di fashion show Sulsel Maraja 2019 dengan capaian yang sangat baik, kita berhasil keluar sebagai terbaik 2 dan 3 untuk kategori penyaji busana adat baju la’bu dan penyaji busana adat baju bodo,” kata Ketua Dekranasda Jeneponto,  Hj Hamsiah Iksan kepada terkini.id, Jumat,9 Agustus 2019.

Ketua Dekranasda Jeneponto mengucapkan rasa terima kasihnya kepada tim dan pengurus Dekranasda Jeneponto yang telah menunjukkan kekompakannya dalam mengikuti Sulsel Maraja 2019.

“Terima kasih kepada pemerintah Jeneponto, tim dan semua pengurus Dekranasda Jeneponto yang telah menunjukkan sinergitasnya yang sangat luar biasa sehingga diajang Sulsel Maraja 2019 ini Dekranasda Jeneponto berhasil meraih 4 juara,” tutur Hj Hamsiah Iksan.

Dengan momen yang sangat berharga itu, akan dijadikan motivasi dalam mengembangkan ekonomi kreatif dari para pengrajin di Jeneponto.

“Capaian ini Insya Allah kita akan jadikan momen dalam memotivasi para pengrajin di daerah kita untuk terus berkarya sehingga dapat mewujudkan ekonomi kreatif yang berdampak untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Butta Turatea,” ungkapnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini