Hubungan Pemerintah Kota dan DPRD Kota Makassar adalah salah satu contoh terbaik. Kami punya banyak dinamika, tetapi selalu di ujungnya ada kesepakatan demi rakyat,” ucap Danny Pomanto.
“Kesepakatan itu bukan kesepakatan kongkalikong, tetapi jika demi rakyat, dinamika apa pun dengan DPR selalu kami tempuh, dan di ujungnya sekali lagi ada kesepakatan untuk rakyat,” sambungnya.
Tak ada sekat dan kamar-kamar politik di DPRD Makassar kata Danny, meskipun 50 anggota dewan berasal dari bendera partai yang berbeda.
Apalagi, DPRD Makassar yang kini dipimpin oleh Supratman punya gaya kepemimpinan yang berbeda.
Supratman dinilai sebagai pejabat dengan pembawaan ekstrovert dan terbuka, sehingga itu diyakini menjadi modal kuat seorang pemimpin untuk merangkul semua kalangan.
- Gojek dan Yayasan GoTo Merah Putih Beri Beasiswa S1 untuk Ratusan Mitra Driver dan Keluarga
- Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman Selama PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
- Pemkot Makassar Kukuhkan 47 Kepala Puskesmas Definitif, Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat
- BMKG: Sejumlah Wilayah Sulsel Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Hari Ini 17 Juni
- Minta Maaf Secara Terbuka, Kapolres Jeneponto Jamin Berikan Sanksi Tegas Polis yang Intimidasi Wartawan
“Saya bangga sekali dengan Pak Supra yang memimpin DPRD. Meskipun belum lama, tetapi kekompakan di DPR sangat terjaga. Intinya adalah komunikasi yang baik, silaturahmi yang baik, bukan sekadar persaudaraan,” katanya.
Seperti itulah hakikat pemerintahan kata Danny, menjalin harmonisasi yang kuat antar lembaga.
Menurut Danny, eksekutif dan yudikatif setara dalam pengambilan keputusan, baik dalam penganggaran maupun pengawasan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
