Dua Rumah Hanyut di Soppeng Disebut karena Kelalaian Pekerja Proyek Bendungan

Dua Rumah Hanyut di Soppeng Disebut karena Kelalaian Pekerja Proyek Bendungan

FH
HZ
Farel Haeril
Hasbi Zainuddin

Tim Redaksi

Terkini.id, Soppeng – Dua rumah hanyut di  kelurahan Lompo, Kecamatan Lalabata, kabupaten Soppeng diduga kesalahan teknis proyek pekerjaan bendungan sungai Cabbue.

Hal tersebut diungkap Laupe, salah satu korban rumah hanyut. Dia mengatakan, rumahnya hanyut karena kesalahan teknis para pekerja proyek bendungan.

Dia menjelaskan bahwa pintu atau penahanan air yang berada di tengah sungai tersebut tidak di buka saat hujan melanda kabupaten Soppeng.

Lanjut dia, pihaknya juga sudah sering kali menyampaikan kepada pekerja proyek agar penahan air tersebut dibuka, akan tetapi pihak pekerja mengabaikan hal tersebut,sehingga air bah langsung menyapu bersih rumah laupe dan tetangganya .

“Ditutup sungai besarnya yang kerja bendungan, baru air dialirkan ke sungai kecil, setiap hujan kita minta penahan airnya dibuka tapi tidak pernah natanggapiki,” ujarnya.

Baca Juga

Pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng itu mengungkap saat ini dirinya telah diungsikan di Hotel Ompo Soppeng bersama korban rumah hanyut lainnya.

” Sejak kejadian tersebut,pemerintah langsung mengungsikan Kami di hotel sekitar rumah kami,” ungkapnya.

Dia juga berharap pihaknya minta pelaksana proyek bendungan agar hal tersebut dibicarakan dengan baik demi mendapat solusi apa yang telah terjadi beberapa waktu lalu.

” Harapan saya ini bicarakan baik-baik,apa mau bantu saya atau tidak, karna sy tidak menuntut apa-apa, masa orang jauh datang mengunjungi kita sementara kamu tidak,” harapnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.