Terkini.id, Jakarta – Sebuah potongan video ceramah dari pendakwah kontroversial, Habib Bahar bin Smith menyindir aparat polisi lantaran mendatangi panitia acara dakwah viral di media sosial.
Video Habib Bahar menyindir aparat polisi tersebut viral usai diunggah pengguna Twitter Tukangrosok_, seperti dilihat pada Minggu 19 Desember 2021.
Dalam narasi cuitannya, netizen itu menyebut setelah sebelumnya viral video Habib Bahar menghina KSAD Jenderal Dudung Abdurrachman sekarang penceramah itu malah menantang polisi.
“Kemarin video melecehkan/ menghina Jenderal Dudung, sekarang nantangin Polri,” cuit netizen Tukangrosok_.
Ia pun lantas menanyakan kepada Kapolri, Jenderal Listyo Sigit apakah Habib Bahar bin Smith masih akan terus dibiarkan menginjak-injak institusi negara.
- Siap Tampung Santri Al-Zaytun, Habib Bahar: Gratis Gak Pakai Bayar
- Soal Habib Bahar Ditembak, Menko Polhukam Mahfud MD Buka Suara
- Singgung Kasus Ferdy Sambo, Habib Bahar: Itu Makar dari Allah
- Dihukum 6 Bulan Penjara, Bahar bin Smith Bebas 1 September Nanti
- HBS Cium Bendera Merah Putih: Akan Menjadi Awal Bangkitnya Kepercayaan Masyarakat
“Bagaimana ini bapak ListyoSigitP? Apa masih dibiarkan manusia ini menginjak-injak institusi Lembaga Negara? tni_ad Puspen_TNI Cakra_Kostrad penkopassus,” tuturnya.
Dilihat dari video itu, nampak Habib Bahar meminta kepada aparat polisi untuk tidak mengintimidasi panitia acara dakwah yang mengundang dirinya ceramah.
“Saya sampaikan kepada pihak-pihak kepolisian, kalau andaikan kalian mau mengintimidasi, andsikan kalian mau teror, andaikan kalian mau mendatangi, jangan datangi panitia. Jangan intimidasi panitia, jangan teror panitia. Datangi saya,” kata Bahar.
Bahar pun lantas meminta polisi untuk mendatangi dirinya ataupun mengintimidasinya dan bukannya malah mendatangi panitia acara.
“Intimidasi saya, teror saya. Kenapa kau tidak datang ke saya malah datangnya ke panitia? Hah! Kenapa gak datang ke saya!,” tegasnya.
Menurutnya, kalaupun ia diminta polisi untuk tidak ceramah maka pastinya dia akan menolak permintaan aparat itu. Pasalnya, kata Habib Bahar, polisi tak berhak mengatur dirinya.
“‘Bib, habib jangan ceramah bib’, emang kau siapa mau atur-atur saya. Ini negara demokrasi. NKRI harga mati, Pancasila harga mati, UUD 45 harga mati, Merah Putih harga mati,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
