Duh, Makassar Produksi Sampah 1200 Ton Per Hari

Dinas Lingkungan Hidup
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar Rusmayani Madjid di Mako Lantamal VI

Terkini.id, Makassar – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar Rusmayani Madjid menyebut setiap orang menghasilkan 0,7 kg sampah setiap hari.

Secara keseluruhan, kata dia, Kota Makassar memproduksi sampah sebanyak 1.200 ton perhari.

“Sampah organik sebesar 57 persen, 43 non organik,” kata Rusmayani saat dimintai keterangan di Mako Lantamal VI, Makassar, Rabu, 24 April 2019.

Menyikapi pertumbuhan sampah yang kian mencemaskan, Rusmayani mengatakan telah melakukan berbagai upaya, termasuk sosialisasi terhadap dinas pendidikan terkait dengan sekolah Adiwiyata.

“Utamanya kepada anak-anak karena mereka investasi di masa depan,” ujarnya.

Menarik untuk Anda:

Program Adiwiyata merupakan salah satu program Kementerian Lingkungan Hidup untuk mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.

Selain itu, kata dia, sosialisasi dengan Puskesmas yang ada di Kota Makassar.

“Kemudian dengan pasar, juga pihak kecamatan terkait menanggulangi dan mengurangi sampah, utamanya sampah plastik yang ada di kota Makassar,” kata Rusmayani.

Dinas Lingkungan Hidup Makassar target 2019 sampah berkurang 20-80%

Rusmayani menegaskan, Dinas Lingkungan Hidup menarget pada tahun 2019 pengurangan sampah sebesar 20 persen dan 80 persen penanganannya.

“Sampai saat ini, Bank Sampah yang masuk ke TPA sekitar 80 ton perhari, masih banyak yang belum sadar untuk mengurangi, memanfaatkan kembali, dan mengolah kembali sampah di Kota Makassar,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, ia berpesan bahwa untuk menanggulangi sampah di Kota Makassar mari mulai dari diri sendiri.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Tes Usap Massal di Kecamatan Tallo, Dinkes Makassar: 30 Orang Terpapar Covid-19

Pernah Kawal Kepemimpinan Danny Pomanto di Parlemen, Begini Kata Mudzakkir

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar