Dukung Jend Dudung, Ruhut: Ratakan Saja Ekstrim Kanan yang Mau Coba-Coba Tanamkan Ideologi Busuk di Indonesia

Dukung Jend Dudung, Ruhut: Ratakan Saja Ekstrim Kanan yang Mau Coba-Coba Tanamkan Ideologi Busuk di Indonesia

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ruhut Sitompul menunjukkan dukungannya kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Dudung Abdurachman.

Khususnya, ia mendukung Jend Dudung untuk memerangi kelompok ekstrim kanan yang mau mencoba menanamkan ideologi busuk di Indonesia.

Hal ini disampaikan Ruhut Sitompul melalui akun Twitter pribadinya, @ruhutsitompul pada Selasa, 15 Maret 2022.

“Makin kreeeeeeen saja nie Bapak Jenderal TNI AD Dudung, rataaaaaaakan saja Kang Ekstrim Kanan yang mau coba-coba menanamkan Ideologi busuk mereka di Negara Indonesia tercinta yang Ideologinya Pancasila sudah harga mati,” katanya.

Sebelumnya, Jenderal Dudung meminta jajaran TNI Angkatan Darat untuk jangan mengundang penceramah yang ceramahnya mengarah kepada pemberian pemahaman di luar ayat-ayat suci Alquran.

Baca Juga

Selain itu, ia menyampaikan kepada jajarannya untuk bertindak tegas jika ada kelompok-kelompok radikal yang memasang baliho.

“Jadi jika ada situasi yang menonjol jangan sampai baliho-baliho masih bergelimpangan. Pokoknya muncul bantai, nggak usah mikir,” kata Jend Dudung. Kompas TV pada Senin, 14 Maret 2022.

“Ada orang orang yang mencoba mengganggu keamanan dan persatuan bangsa, jangan ragu ragu. Kalian sudah dicontohkan waktu saya Pangdam. Harus berani,” lanjutnya.

Jend Dudung menegaskan kepada jajaran Anggota TNI Angkatan Darat untuk tidak bersikap ragu menghadapi kelompok-kelompok radikal.

Menurutnya, jumlah kelompok radikal di tanah air sebenarnya kecil. Oleh karenanya, TNI AD harus berani.

“Jadi tidak usah ragu ragu dengan kelompok kelompok mereka, kelompok mereka ini kecil, kodam jaya harus tampil, harus berani,” ucapnya.

Lebih lanjut, Jend Dudung meminta kepada seluruh jajaran TNI Angkatan Darat untuk mengundang penceramah yang memiliki nasionalisme tinggi.

“Kalau yang penceramahnya sudah miring-miring, yang ceramahnya sudah mengarah kepada pemberian pemahaman yang di luar ayat-ayat suci Alquran, di luar aturan dan ketentuan, sudah, jangan diundang,” katanya.

Justru, menurut Jend Dudung Abdurachman, penceramah-penceramah radikal seperti ini harus diwaspadai.

“Saya tekankan pada seluruh jajaran Kodam Jaya waktu saya di Monas, kelompok kelompok internal ini harus tahu di mana tempatnya,” kata Jend Dudung.

“Sampai titik koordinatnya di mana kalian harus tahu, jadi hal-hal yang kita temukan jadi hal yang mudah untuk mendeteksinya,” tambahnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.