Terkini.id, Makassar – Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menerima audiensi Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sulsel, terkait koordinasi persiapan pelaksanaan East Indonesia Tourism and Investment Summit 2023 di Rujab Gubernur, Kamis 2 Februari 2023.
Kegiatan yang berlangsung dari 3-4 Maret ini akan mengundang duta besar negara sahabat. Sejauh ini tercatat di antaranya: Australia, Jerman, Malaysia, India, Banglades dan Singapura dan juga sejumlah menteri Republik Indonesia.
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menilai, Sulsel dengan menjadi tuan rumah dapat menjadi sarana promosi wisata dan investasi Sulsel.
“Sekaligus dengan dan datang, dapat melihat langsung kedua bidang ini. Memberikan gambaran secara jelas dan positif,” kata Gubernur Andi Sudirman Sulaiman.
Untuk itu, Gubernur meminta agar kegiatan KTT Pariwisata dan Investasi Indonesia Timur ini dipersiapan dengan sangat baik.
- Gubernur Sulsel Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 3, 270 Siswa Siap Wujudkan Mimpi
- Dipusatkan di Ruas Bua-Rantepao, Gubernur Sulsel Groundbreaking MYP Paket 6 untuk 20 Ruas Jalan
- Persenijar PGRI Sulsel Digelar di Sidrap, Gubernur: Saya Tidak Bisa Bikin Apa-Apa Kalau Bukan karena Guru
- Program MYP Dipuji DPRD Sulsel, Fraksi Nasdem: Gubernur Sulsel Layak Disebut Bapak Pembangunan
- Jalan Lingkar Unhas Masuki Tahap Betonisasi, Gubernur Sulsel: Demi Kelancaran Mobilitas Warga
Sedangkan, Kepala BPPD Sulsel, Andry Arief Bulu menyampaikan, dengan Sulsel menjadi tuan rumah dapat menggalakkan pariwisata dan kaitannya terkait investasi di Sulsel.
Lebih lanjut, Sulsel sendiri mencoba mengusulkan menjadi rekomendasi, potensi di Kabupaten Bulukumba dan Kawasan Geopark Maros – Pangkep menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) baru.
“Yaitu Kawasan Ekonomi Khusus Bulukumba dan Kawasan Ekonomi Khusus Geopark Maros-Pangkep. Sehingga tujuan besarnya nanti, kita jadikan Sulsel ini menjadi destinasi wisata super prioritas yang ke enam di Indonesia. Karena potensi kita luar biasa di sini,” jelasnya.
Pada pelaksanaan hari terakhir di tanggal 4 Maret akan dilaksanakan kegiatan Anti Malas Gerak (Anti Mager).
“Anti Mager merupakan salah satu program Pemprov. Selain dari pelaku industri pariwisata juga dari masyarakat umum akan ikut,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
